Atap SMAN 2 Gunungputri Ambruk, Bupati Bogor Minta Audit Menyeluruh

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Bogor -

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut kejadian ambruknya atap SMAN 2 Gunungputri sudah terjadi berulang kali. Ia pun meminta agar dilakukan audit menyeluruh terhadap kasus tersebut.

"Kalau kejadian itu berulang beberapa bulan ke belakang dari tahun 2025 sampai sekarang. Pada saat itu kewenangan pembangunan masih ada di Kabupaten Bogor. Maka kami minta dilakukan audit secara menyeluruh," kata Rudy, dikutip Sabtu (24/1/2026).

Beberapa sekolah lainnya yang dibangun di tahun yang sama memiliki struktur yang mirip. Sehingga audit tersebut perlu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa.

"Kami mengantisipasi bersama-sama kalau melihat struktur bangunannya kan mirip semuanya. Masih ada beberapa sekolah di tahun yang sama, lalu kondisi strukturnya seperti apa," ungkapnya.

Baca juga: Atap SMAN 2 Gunungputri Bogor Ambruk Imbas Hujan Deras

Sebelumnya, atap bangunan SMA Negeri 2 Gunungputri, Bogor, Jawa Barat, ambruk. Atap ambruk diduga akibat hujan deras yang terjadi sejak semalam.

"Hasil kaji cepat itu yang ambruk bagian atapnya saja, bangunannya nggak ambruk. Jadi sekolahnya kan sekarang diliburkan, BPBD sudah ke lokasi untuk penanganan, sudah bergerak (ke lokasi)," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani saat dihubungi Jumat (23/1).

Peristiwa tersebut terjadi ketika wilayah Kecamatan Gunungputri dan sekitarnya diguyur hujan deras sekitar pukul 04.50 WIB. Kejadian itu mengakibatkan tiga ruang kelas di lantai dua bangunan SMA Negeri 2 Gunungputri rusak parah.

"Betul, yang ambruk bagian atap di SMA Negeri 2 Gunungputri, kebetulan lokasinya masuk Desa Ciangsana. Jadi bangunannya dua lantai, yang ambruk itu atap di lantai dua. Ada tiga kelas yang rusak. Jadi itu di satu bangunan, di lantai dua ada tiga kelas dan atapnya ambruk," kata Kepala Desa Ciangsana Udin Saputra saat dihubungi terpisah.

"Berdasarkan CCTV sekolah, kejadiannya itu jam 04.50 WIB, baru diketahui pagi sekitar jam 06.00 WIB," imbuhnya.




(rdh/aik)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Garuda Indonesia Perkuat Tata Kelola Proses Pengadaan Internal Barang dan Jasa Terkait Layanan Haji
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Dampak Cuaca Ekstrem terhadap Nelayan: KNTI Beri Peringatan, Minta Perlindungan Negara
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Indonesia–Inggris Perkuat Kerja Sama Iklim Usai COP30
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hadir di WEF 2026, Telkomsel Tegaskan Hal Ini!
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ketum TP-PKK Pusat Tri Tito Karnavian Salurkan Bantuan Pascabencana di Aceh Tamiang
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.