Utang nasional Amerika Serikat (AS) bertambah USD2,25 triliun atau sekitar Rp38 ribu triliun pada tahun pertama masa jabatan kedua Presiden Donald Trump.
IDXChannel - Utang nasional Amerika Serikat (AS) bertambah USD2,25 triliun atau sekitar Rp38 ribu triliun pada tahun pertama masa jabatan kedua Presiden Donald Trump.
Dilansir dari Fortune pada Sabtu (24/1/2026), Trump kesulitan menurunkan tingkat utang AS meski telah melakukan pemangkasan anggaran besar-besaran.
Menurut data dari Peter G Peterson Foundation, selama 12 bulan dari penutupan perdagangan pada 17 Januari 2025 hingga 15 Januari 2026, pemerintah federal menambahkan sekitar USD2,25 triliun ke total utang nasional.
Sepanjang tahun kalender 2025, peningkatan utang nasional bahkan lebih tinggi, sekitar USD2,29 triliun.
Pada awal Januari 2026, total utang nasional AS telah menembus USD38,4 triliun.
Dalam hal pengurangan defisit, laporan bulanan terakhir Departemen Keuangan untuk tahun fiskal 2025 (berakhir pada September 2025) menunjukkan defisit sekitar USD1,78 triliun, dibandingkan dengan sekitar USD1,82 triliun di tahun fiskal 2024.
Ini berarti bahwa defisit memang turun selama masa jabatan kedua Trump, tetapi hanya sedikit. (Wahyu Dwi Anggoro)




