JAKARTA, DISWAY.ID - Komitmen PAM JAYA dalam mengelola sumber air baku tanpa eksploitasi air tanah mendapat apresiasi dari pemerhati Jakarta sekaligus Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (KATAR), Sugiyanto (SGY).
Ia menilai, green mindset yang diusung Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin merupakan langkah strategis dan visioner untuk menjamin keberlanjutan layanan air bersih di Jakarta.
BACA JUGA:PAM Jaya Sudah Layani Air Bersih 80 Persen Warga Jakarta, Lampaui Capaian 25 Tahun
BACA JUGA:PAM Jaya Berbenah, ERP Fusion Jadi Bukti Layanan Air Jakarta Go Digital
"Kombinasi green mindset, penguatan infrastruktur, dan transformasi digital membuat PAM JAYA berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan layanan air bersih yang berkelanjutan, adil, dan berkualitas bagi seluruh warga Jakarta," kata SGY, Sabtu, 24 Januari 2026.
Menurutnya, keputusan PAM JAYA yang mengandalkan Waduk Jatiluhur dan 13 sungai di Jakarta sebagai sumber air baku utama, tanpa melakukan pengeboran air tanah, menunjukkan keberpihakan nyata terhadap kelestarian lingkungan.
"Ini adalah bukti bahwa PAM JAYA tidak hanya berpikir soal pelayanan hari ini, tetapi juga tentang masa depan lingkungan Jakarta. Tidak mengeksploitasi air tanah berarti ikut mencegah penurunan muka tanah dan kerusakan ekosistem," ucapnya.
SGY menjelaskan, kebijakan tersebut sangat relevan dengan kondisi Jakarta yang selama ini menghadapi persoalan penurunan permukaan tanah akibat penggunaan air tanah berlebihan.
BACA JUGA:Makin Crazee di Tahun Baru! Yamaha Fazzio Hybrid Punya Warna Terbaru
Untuk itu, pendekatan green mindset Arief Nasrudin dinilai sejalan dengan kebutuhan mendesak Jakarta untuk bertransformasi menuju kota yang lebih ramah lingkungan.
"Waduk Jatiluhur adalah sumber utama air baku PAM JAYA. Maka sudah logis jika PAM JAYA juga harus peduli terhadap kelestarian kawasan hulu, termasuk daerah aliran sungai yang terhubung dengan Waduk Cirata dan Saguling. Ini bukan hanya tanggung jawab teknis, tapi tanggung jawab moral terhadap lingkungan," terangnya.
SGY juga menyoroti peran aktif PAM JAYA dalam menjaga kualitas lingkungan 13 aliran sungai di Jakarta. Langkah tersebut memperkuat konsep Green Mind PAM JAYA yang tidak hanya berfokus pada distribusi air, tetapi juga pada keberlanjutan sumber daya alam.
"Green mindset Arief Nasrudin adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Green Mind PAM JAYA. Ini adalah model kepemimpinan BUMD yang patut diapresiasi dan dijadikan contoh oleh perusahaan daerah lainnya," tegasnya.
BACA JUGA:Tak Berhenti di Dito Ariotedjo, KPK Kebut Periksa Saksi Lain di Kasus Kuota Haji, Siapa Selanjutnya?
Pandangan green mindset ini juga dinilai relevan dengan semangat Metro TV Green Summit 2026 yang mengusung tema “Accelerating Indonesia’s Green Transition”. SGY melihat kehadiran Arief Nasrudin dalam forum tersebut sebagai sinyal kuat bahwa PAM JAYA ingin menempatkan isu lingkungan sebagai fondasi utama pengelolaan air bersih di Jakarta.
- 1
- 2
- »

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848145/original/087527600_1717074765-klhk_2.jpg)

