Kemenhaj Fasilitasi Petugas Haji Vaksinasi Meningitis

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk vaksinasi meningitis, guna memitigasi sekaligus mengamankan dari penyakit.

“Memang kan salah satu mandatori itu vaksin ya, jadi memang peserta harus vaksin,” ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak di Jakarta, Sabtu (24/1/2026), melansir Antara.

Pemberian vaksin meningitis merupakan suatu keharusan bagi mereka yang datang ke Arab Saudi. Persyaratan ini sebagai bagian dari upaya pemberian perlindungan sekaligus pencegahan terhadap penularan suatu penyakit.

Sementara perihal Diklat petugas haji, Dahnil menilai, kekompakan antar petugas haji sudah terjalin. Ia berharap, kekompakan ini dapat dijaga, baik menjelang keberangkatan, masa penugasan Arab Saudi, hingga kepulangan ke Tanah Air.

Baca juga: Menhaj Tegaskan Tak Ada Titipan dalam Seleksi Petugas Haji 2026

“Saya pikir (kondisi petugas) lebih baik, dan seperti saya sampaikan saya lebih optimistis. Mudah-mudahan minggu terakhir itu semakin baik, terutama semakin kompak, semakin disiplin, bugar, kemudian kapasitas fikih hajinya semakin meningkat,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (Perdokhi) Syarief Hasan Lutfie menekankan pentingnya pelaksanaan program edukasi yang masif, terstruktur, dan terukur tentang kebutuhan vaksinasi calon haji.

"Agar mereka memahami bahwa vaksin bukan sekadar syarat, tapi juga mereka harus sayang pada badannya sendiri. Ini menjadi tantangan, jamaah kita itu perlu dibantu di dalam hal pemahaman vaksin, itu fungsi dan manfaatnya buat dirinya apa," katanya.

Menurut dia, kurangnya pengetahuan mengenai manfaat vaksinasi bisa menjadi kendala dalam pelaksanaan vaksinasi pada jamaah calon haji.

Baca juga: Bukan Superman, tapi Superteam: Cara Petugas Haji 2026 Siap Hadapi Puncak Haji di Armuzna

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menyampaikan bahwa vaksinasi terbukti efektif untuk menurunkan angka kejadian penyakit meningokokus di kalangan jamaah haji dan umrah.

Ia mengatakan bahwa calon haji dianjurkan menjalani vaksinasi meningitis konjugat di fasilitas pelayanan kesehatan yang berwenang menerbitkan Electronic-International Certificate of Vaccination atau e-ICV paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BMKG: OMC Tekan Intensitas Hujan Jabodetabek hingga 39,57%
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Tekan Biaya Operasional, Ericsson Isyaratkan PHK Berlanjut
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Polisi: Keluarga Minta Lula Lahfah Tidak Diautopsi
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Kota Bekasi
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Imbas Hujan Ekstrem, Jakarta Lakukan 2-3 Kali Sehari Modifikasi Cuaca
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.