Ini Perbedaan Mesin Hybrid Toyota, Nissan, Suzuki

bisnis.com
18 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Peta persaingan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia kian menguat seiring tiga raksasa otomotif Jepang yakni Toyota, Nissan, dan Suzuki menawarkan pendekatan teknologi hybrid yang berbeda di pasar domestik.

Secara umum, mobil hybrid merupakan kendaraan yang memadukan mesin bensin konvensional dengan motor listrik bertenaga baterai guna meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa memerlukan pengisian daya mandiri (charging).

Transformasi mobilitas hijau tersebut menjadikan pasar semakin kompetitif dengan hadirnya beragam varian kendaraan hybrid. Namun, calon konsumen perlu memahami bahwa tidak semua teknologi hybrid diciptakan sama. Terdapat perbedaan mendasar pada sistem yang digunakan Toyota, Nissan, dan Suzuki dalam menyalurkan tenaga ke roda kendaraan.

Meski sama-sama bertujuan menekan emisi dan konsumsi bahan bakar, mekanisme kerja masing-masing teknologi memiliki karakter operasional yang berbeda.

Berdasarkan laman resmi dan keterangan teknis ketiga pabrikan per 20 Januari 2026, berikut ulasan teknologi hybrid yang diusung masing-masing merek:

Toyota: Toyota Hybrid System (THS)

Toyota mengandalkan Toyota Hybrid System (THS) yang kini telah memasuki generasi kelima. Kunci utama efisiensi sistem ini terletak pada komponen Power Split Device (PSD) yang telah dipatenkan secara global.

Baca Juga

  • Mobil Hybrid Diramal Lebih Laku daripada EV, Apa Sebabnya?
  • Toyota Pimpin Pasar Mobil Hybrid (HEV) November 2025, Suzuki & Honda Mengekor
  • Diminati Konsumen, Toyota Veloz Hybrid Terpesan 500 Unit Kurang dari Sebulan

PSD menggunakan planetary gear untuk menghubungkan mesin bensin, motor listrik generator (MG1), dan motor penggerak (MG2). Mekanisme ini berfungsi membagi dan mengatur distribusi tenaga secara otomatis—mulai dari penggunaan listrik murni (EV Mode), kombinasi mesin dan motor listrik, hingga pengisian ulang baterai.

Tanpa penggunaan sabuk baja seperti CVT konvensional atau kopling, sistem THS dinilai minim kehilangan tenaga, lebih tahan lama, serta menghadirkan perpindahan tenaga yang halus bagi pengemudi.

Model hybrid Toyota yang tersedia di Indonesia antara lain Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Alphard Hybrid EV, Vellfire Hybrid EV, Corolla Cross HEV, Yaris Cross HEV, Corolla Altis Hybrid EV, dan Camry Hybrid EV.

Nissan: e-Power

Nissan mengusung pendekatan berbeda melalui teknologi e-Power, yang diklaim bukan hybrid konvensional karena roda kendaraan digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik.

Mesin bensin berkapasitas 1.2 liter berperan sebagai generator untuk menghasilkan listrik yang disimpan di baterai, kemudian disalurkan ke motor listrik penggerak roda. Dengan skema ini, kendaraan selalu bergerak menggunakan tenaga listrik.

Keunggulan utama e-Power terletak pada torsi instan dan tingkat kebisingan yang rendah, menyerupai sensasi berkendara mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV), tanpa kekhawatiran jarak tempuh karena pasokan energi tetap berasal dari bensin.

Model Nissan e-Power yang dipasarkan di Indonesia meliputi Nissan Kicks e-Power dan All New Serena e-Power (C28).

Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS)

Suzuki menawarkan solusi elektrifikasi paling terjangkau melalui Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang mengusung teknologi mild hybrid. Sistem ini dirancang sebagai transisi menuju elektrifikasi penuh dengan biaya perawatan yang relatif setara mobil konvensional.

SHVS mengandalkan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion. ISG menggantikan fungsi alternator konvensional sekaligus menangkap energi saat deselerasi (regenerative braking) dan memberikan bantuan tenaga saat akselerasi.

Fitur auto start-stop secara otomatis mematikan mesin saat kendaraan berhenti, sementara sistem kelistrikan tetap menyala melalui baterai, sehingga membantu menekan konsumsi bahan bakar terutama di lalu lintas perkotaan.

Syifa Anindya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PGN Komitmen Dorong Pengembangan Jargas Lewat Kolaborasi Strategis
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dukung Program MBG, Ultrajaya Gelontorkan Investasi Rp1,14 Triliun
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hasil Lelang SRBI Tembus Rp39,72 Triliun, Efektif Tarik Modal Asing?
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Greta Irene Sebut Lula Lahfah Mimpi Diajak Main Laura Anna Sebelum Meninggal
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Daftar Tanggal Penting Februari 2026 Hari Besar dan Libur Nasional
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.