Rehabilitasi DAS GSM Lampaui Target, Capai 83 Persen

detik.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM), anak usaha PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS), menyerahkan hasil penanaman rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) tahap kedua kepada Kementerian Kehutanan. Serah terima dilakukan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada 15 Januari 2026, sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban lingkungan perusahaan.

Serah terima tersebut ditandatangani Direktur PT GSM Cahyono Seto bersama Direktur Teknik Konservasi Tanah dan Reklamasi Hutan Kementerian Kehutanan Sri Handayaningsih.

Pada tahap kedua ini, GSM menyerahkan hasil rehabilitasi DAS seluas 589,37 hektare yang berlokasi di Desa Sukadamai, Wonggarasi Tengah, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Capaian ini merupakan bagian dari kewajiban Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dengan rasio 1:1, di mana GSM memiliki kewajiban memulihkan fungsi DAS seluas 999,90 hektare.

Tingkat keberhasilan penanaman tercatat mencapai 83,09 persen, melampaui standar minimum Kementerian Kehutanan sebesar 75 persen. Capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.

Baca juga: Grup Merdeka Donasi Rp 977 Juta Bantu Penanganan Bencana Sumatera

Rehabilitasi DAS ini dinilai memiliki dampak strategis dalam menjaga fungsi hidrologis kawasan, termasuk menstabilkan aliran sungai, meningkatkan daya serap air, serta mengurangi limpasan permukaan yang berpotensi memicu banjir di wilayah hilir.

Selain itu, penanaman vegetasi juga berperan penting dalam mengendalikan erosi dan sedimentasi sungai, sehingga mendukung ketahanan lingkungan jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

GSM turut menanam berbagai jenis tanaman MPTS (Multi Purpose Tree Species) seperti durian, jambu mete, cengkeh, dan rambutan. Tanaman tersebut tidak hanya berfungsi ekologis, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pangan bagi masyarakat serta mendukung habitat fauna di sekitar kawasan rehabilitasi.

Direktur GSM Cahyono Seto menegaskan bahwa rehabilitasi DAS merupakan bagian dari kepatuhan perusahaan terhadap regulasi sekaligus implementasi prinsip keberlanjutan.

"PT GSM senantiasa berkomitmen untuk mematuhi seluruh regulasi yang berlaku dan memiliki implikasi positif bagi lingkungan. Selain memenuhi kewajiban, upaya rehabilitasi DAS ini kami arahkan untuk memberikan manfaat nyata dalam pengelolaan aliran sungai dan pencegahan risiko banjir, sehingga mendukung keberlanjutan ekosistem dan masyarakat sekitar," ujar Seto dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026).

Sebelumnya, pada tahap pertama, GSM telah menyerahkan hasil rehabilitasi DAS seluas 500 hektare pada November 2022. Dengan demikian, total luas rehabilitasi DAS yang telah diserahterimakan hingga tahap kedua mencapai 1.089,37 hektare.

Ke depan, PT GSM menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan kegiatan operasional yang selaras dengan pemulihan ekosistem berkelanjutan, termasuk penguatan fungsi DAS sebagai pengendali aliran air dan mitigasi bencana, guna memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.




(akn/ega)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Alih Fungsi Lahan Diduga Jadi Penyebab Longsor Cisarua Bandung Barat
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ahmad Ali Bantah Bicara Gibran Jadi Lawan Politik Prabowo di 2029
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
GP Ansor Situbondo Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir Bandang di Banyuglugur
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Kapal Tongkang TK Indo Ocean Marine Terdampar, CPO Cemari Pesisir Giliyang, Sumenep
• 14 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.