REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Peneliti mengambil sampel air Sungai Brantas di Kelurahan Dinoyo, Malang, Jawa Timur, Sabtu (24/1/2026).
Penelitian yang dilakukan tim Universitas Brawijaya di puluhan titik Sungai Brantas dari hulu hingga hilir tersebut menemukan kandungan mikroplastik dengan konsentrasi berkisar antara 2 hingga 40 partikel per liter air, sehingga peneliti merekomendasikan pemerintah dan para pemangku kebijakan untuk menetapkan standar baku mutu pencemaran mikroplastik guna melindungi kualitas air karena dikhawatirkan akan berdampak pada kesehatan masyarakat.
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px} Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} sumber : Antara Foto
Advertisement


