Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Bupati Agam Benni Warlis merespons cepat program bantuan untuk korban bencana yang dibuat oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam diminta segera melengkapi melengkapi data calon penerimanya.
"Saya kasih waktu sampai Senin (26 Januari 2026) dan akan saya perpanjang sampai Senin (2 Februari 2026). Jika tidak memberikan data maka akan saya tutup dan ungkap bupati atau wali kota mana yang tidak bekerja," kata Tito dikutip dari Antara, Sabtu, 24 Januari 2026.
Eks Kapolri itu menjelaskan, Kemensos menyediakan program uang perabotan bagi korban bencana alam sebesar Rp3 juta, stimulan ekonomi Rp5 juta, dan uang lauk pauk Rp15 ribu per orang per hari.
Diskresi atau keputusannya berada di tangan bupati atau wali kota yang daerahnya terdampak. Namun, bantuan diberikan kepada korban yang terdata.
Baca Juga :
Menko PMK dan Mendagri Resmikan Huntara di Palembayan Agam Dia mencontohkan, ada warga yang rumahnya terdampak bencana hanya rusak ringan namun lahan persawahnnya habis. Maka warga itu bisa diusulkan memperoleh program stimulan ekonomi Rp5 juta sambil menunggu revitalisasi oleh Kementerian Pertanian.Selain itu, ada program keluarga harapan (PKH) yang bisa diberikan dengan cepat. "Silahkan bupati atau wali kota yang daerahnya terdampak bencana mengindentifikasi dan berkoordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah agar mempercepat proses PKH ini," sebut Tito.
Dia menekankan pengajuan data bisa dilakukan secara bertahap. Tidak harus menunggu pendataan selesai dilakukan.
"Dari data yang kami terima ada lima daerah yang belum menyerahkan data untuk program Kemensos itu. Sedangkan 47 sudah menyerahkan data dan kami akan fokus membahas ini," ujar Tito.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482790/original/074854600_1769251170-Pertamina.webp)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483064/original/052389400_1769325177-IMG_7041__1_.jpeg)