Penulis: Agus Triwasono
TVRINews, Madiun
Ratusan warga Kota Madiun menggelar doa bersama sebagai ikhtiar moral dan spiritual untuk menjaga ketenangan serta menumbuhkan harapan menuju pemerintahan kota yang lebih baik. Kegiatan ini berlangsung di tengah dinamika Kota Madiun pasca peristiwa tangkap tangan Wali Kota dan sejumlah pejabat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi beberapa waktu lalu.
Doa bersama digelar di Masjid Baitul Hakim, Kota Madiun, Jumat, 23 Januari 2026. Suasana khidmat menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti jemaah dari berbagai wilayah di Kota Madiun.
Jemaah memanjatkan doa agar kehidupan bermasyarakat di Kota Madiun senantiasa berjalan damai dan harmonis. Kegiatan ini dilaksanakan atas inisiatif jemaah masjid tanpa kepentingan tertentu.
“Melalui doa bersama ini masyarakat berharap Kota Madiun senantiasa dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, serta terus tumbuh sebagai Kota yang damai, rukun dan berkemajuan,” ujar KH Iskandar, panitia kegiatan.
KH Iskandar juga menekankan pentingnya sikap saling menghargai dan menghormati antarwarga guna mewujudkan kondisi yang nyaman serta kehidupan sosial yang harmonis. Ia mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak jelas sumbernya.
“Jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang tidak pada sumbernya. Terkait persoalan yang ada saat ini mari kita serahkan semuanya kepada pihak berwenang,” tambahnya.
Melalui kegiatan doa bersama ini, masyarakat berharap Kota Madiun tetap menjadi kota yang nyaman dan tenteram, serta roda pemerintahan dapat terus berjalan secara baik demi kepentingan bersama.
Editor: Redaksi TVRINews




