Banjir masih melanda perumahan subsidi di Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Karena banjir tinggi hingga masuk ke rumah, petugas mengevakuasi warga, termasuk balita.
Sekretaris Desa Sukamekar, Taufik, membagikan proses evakuasi balita di perumahan subsidi Nebraska. Evakuasi dilakukan pada Jumat (23/1) oleh petugas dengan bantuan perahu.
Dalam video tersebut, seorang ibu membawa balitanya untuk dievakuasi petugas. Setelah balita dibawa petugas, ibu tersebut menaiki perahu dibantu oleh pria yang berada di lokasi banjir, dan tak ikut dievakuasi.
Di dalam perahu, terdapat seorang ibu, perempuan muda, dan anak perempuan. Perahu pun bergerak mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
Taufik menyebut warga dievakuasi ke beberapa lokasi yang aman.
"Dievakuasi ke musala, bangunan warga, sekolah, dan lain-lain yang aman," kata Taufik.
Ia menyampaikan ada tujuh perumahan subsidi dan perkampungan di Desa Sukamekar yang terdampak. Menurutnya, tinggi air yang menggenang di desanya sekitar 1,5 meter.
"Ada tujuh perumahan terendam. Yang paling parah di Green Lavender dan Nebraska," katanya.
"Ketinggian saat ini sekitar 150 sentimeter, kemarin sempat 200 sentimeter. Karena ada luapan Kali CBL, jadi masih stuck di 150-lah," katanya.
Ia menyebut warga membutuhkan bantuan logistik berupa makanan. Ia berharap bantuan tersebut segera datang. "Belum ada bantuan, tolong kirim bantuan, sudah lelah banget ini pemerintah desa. Bantuan kayak mi instan atau yang siap saji," katanya.
Sebelumnya, banjir hingga 2 meter melanda Desa Sukamekar imbas meluapnya Kali CBL pada Jumat (23/1). Sebanyak 3.000 keluarga diungsikan.
"Betul, banjir di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, kondisinya sangat banjir," kata Sekretaris Desa Sukamekar, Taufik, saat dihubungi detikcom, Jumat (23/1).
Dia mengatakan tinggi banjir mencapai 2 meter hingga rumah hampir terendam.
"Ketinggian yang terparah saat ini di dekat bantaran Kali CBL. Ada permukiman di dekat Kali CBL itu yang ketinggiannya bisa mencapai 2 meter, ya kondisinya rumah hampir habis ketutup banjir," imbuhnya.
Lihat juga Video: Tinjau Kali Cakung Lama, Pramono: Segera Dinormalisasi
(aik/dhn)




