Ketahui penyebab tak enak badan hingga sembelit saat bepergian jauh

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Perjalanan panjang dan makan di restoran tanpa henti dapat membuat tidak enak badan, hal ini terjadi bukan tanpa sebab.

Diwartakan Eating Well, Sabtu, saat bepergian, nutrisi tidak selalu menjadi prioritas utama hal ini bisa menyebabkan tubuh terasa lesu, kembung, hingga kelelahan bahkan sembelit serta kembung.

Ahli Gizi Lauren Manaker, MS, RDN, LD, CLEC mengatakan bahwa kekurangan serat bisa menjadi penyebabnya.

"Serat sangat penting saat bepergian karena membantu tubuh Anda tetap seimbang meskipun ada perubahan rutinitas,” kata Manaker.

Sementara itu, National Institutes of Health (NIH/Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat) menjelaskan bahwa merekomendasikan sebagian besar orang dewasa agar mengonsumsi 25 hingga 38 gram serat per hari, tergantung pada usia dan jenis kelamin.

Baca juga: Ahli gizi rekomendasikan camilan pagi untuk bantu atasi sembelit

Saat bepergian, target serat harian tersebut bisa saja tidak tercapai karena jauh dari makanan yang biasa dikonsumsi.

Adapun serat menjadi hal yang penting saat bepergian karena mampu menjaga keseimbangan darah.

Fluktuasi gula darah bisa sering terjadi saat bepergian karena ada banyak kesempatan bagi jadwal makan normal untuk terganggu.

Hal ini terutama berlaku pada hari-hari perjalanan yang sibuk, ketika mengemudi atau terbang dan tidak dapat makan pada waktu makan biasa, sehingga lebih cenderung mengandalkan camilan dan makanan restoran.

Serat juga memiliki peran meredam lonjakan gula darah yang disebabkan mengonsumsi karbohidrat.

"Jika anda penggila karbohidrat seperti saya, memastikan sebagian besar karbohidrat tersebut mengandung sumber serat membantu memastikan benar-benar merasa kenyang setelah makan, tetapi juga mencegah penurunan energi dan perubahan suasana hati, hal-hal yang pasti ingin Anda hindari saat bepergian," kata ahli gizi Maddie Pasquariello, MS, RD.

Tak hanya itu, serat juga lebih lambat dicerna, sehingga membuat merasa kenyang lebih lama.

Saat bepergian, sembelit juga kerap terjadi karena kekurangan serat. Serat memainkan peran besar dalam pencernaan.

Serat menambah volume pada tinja dan membantunya bergerak melalui usus.

Asupan makanan seperti oat dan kacang-kacangan, bisa menyerap air untuk melunakkan tinja.

"Sementara serat tidak larut, yang ditemukan dalam biji-bijian utuh dan sayuran, bertindak seperti sapu untuk menjaga agar proses pencernaan tetap berjalan,” kata Manaker.

Tak hanya itu, serat bertugas memberi makan bakteri sehat di usus, yang membantu mendukung mikrobioma usus yang beragam sehingga berkaitan dengan imunitas.

Namun demikian, Manaker merekomendasikan bagi individu yang tidak terbiasa mengonsumsi banyak serat, untuk berhati-hati memulai perlahan dan secara bertahap meningkatkan asupan serat.

Baca juga: Sederet makanan serat larut yang mendukung pencernaan yang lancar

Baca juga: Sulit buang air besar? ketahui penyebabnya sejak dini

Baca juga: Daftar makanan yang ampuh mengatasi susah BAB atau sembelit


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polrestabes Medan Ratakan Markas Narkoba dan Judi di Jermal VII
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Timnas Indonesia Bisa Punya Ronaldo dari Liga Australia, Winger Keturunan Medan Buat Geger A-League dan Layak Jadi Opsi Naturalisasi
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadwal Siaran Langsung UFC 324 Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Justin Gaethje vs Paddy Pimblett di Kelas Ringan
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Lereng Slamet Dilanda Banjir Bandang, Satu Orang Tewas, Ratusan Mengungsi
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Banjir Terparah di Jakarta Barat, Pramono Anung Ungkap Biang Keroknya
• 22 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.