Sejarah politik dunia sering kali didominasi oleh figur pria, seolah kepemimpinan adalah wilayah yang sulit ditembus perempuan. Padahal, di berbagai belahan dunia, ada perempuan-perempuan berpengaruh yang berhasil menembus batas budaya, sistem patriarki, hingga tekanan politik ekstrem.
Mereka membuktikan bahwa kepemimpinan tidak ditentukan oleh gender, melainkan oleh visi, keteguhan, dan keberanian mengambil risiko. Melansir Tatler Asia, berikut 6 tokoh perempuan berpengaruh dalam sejarah politik dunia yang memiliki cerita perjuangan dan dampak besar bagi bangsanya.
1. Corazon AquinoCorazon Aquino, presiden perempuan pertama Filipina yang menjadi simbol demokrasi/Foto: Dok. ThoughtCo
Corazon Aquino menjadi presiden perempuan pertama Filipina pada 1986, setelah memimpin gerakan rakyat yang dikenal sebagai People Power Revolution. Aquino naik ke panggung politik karena dorongan rakyat yang muak terhadap rezim otoriter Ferdinand Marcos.
Sebagai presiden, Corazon Aquino menghadapi tantangan besar seperti ekonomi yang rapuh, militer yang belum sepenuhnya loyal, dan luka politik akibat pemerintahan diktator sebelumnya. Meski masa jabatannya penuh gejolak, Aquino berhasil memulihkan demokrasi konstitusional dan kebebasan pers di Filipina.

