BANDUNG, DISWAY.ID - Bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Sabtu, 24 Desember 2025 dini hari, membuat puluhan warga tertimbun.
Longsor besar itu diduga disebabkan faktor cuaca ekstrem itu tak lepas dari berubahnya alih fungsi lahan yang kini menjadi kebun yang digarap wraga setempat.
BACA JUGA:Puluhan Hektar Kampung Tertimbun Longsor Desa Pasirlangu Bandung Barat, Puluhan Warga Belum Ditemukan
BACA JUGA:Perjalanan KRL Tanah Abang- Rangkasbitung Terganggu Akibat Longsor di Jalur Maja–Tigaraksa
Imbas bencana ini, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail langsung menetapkan status Tanggap Darurat Bencana. Hal ini dilakukan untuk mencari korban bencana tanah longsor yang saat ini belum diketahui nasibnya.
Penetapan status ini dilakukan saat Bupati meninjau langsung lokasi bencana dan posko pengungsian di Kantor Desa Pasirlangu guna memastikan percepatan evakuasi serta penyaluran bantuan logistik bagi para korban.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun di posko darurat,im bencana ini berdampak pada 37 Kepala Keluarga (KK) dengan total 114 warga.
Korban meninggal dunia yang ditemukan sebanyak 11 orang dan 23 lainnya selamat. Sedangkan 79 orang diduga masih tertimbun material longsor
Seluruh korban selamat saat ini diungsikan di Kantor Desa Pasir Langu untuk mendapatkan bantuan logistik dan perawatan medis.
Bupati Jeje menyebut angka tersebut bersifat dinamis dan berpotensi bertambah. Sebab, Tim SAR Gabungan masih melakukan proses penyisiran yang terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Dengan ditetapkannya status Tanggap Darurat, Pemkab Bandung Barat dapat lebih fleksibel dalam mencairkan anggaran darurat dan menggerakkan seluruh sumber daya daerah.
BACA JUGA:Menegangkan! Detik-detik Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan Saat Upacara Pelepasan Jenazah Korban ATR 42-500
"Penetapan status ini penting untuk mempercepat proses pencarian korban yang masih hilang, serta memastikan seluruh bantuan, baik makanan, pakaian, hingga layanan kesehatan, sampai ke tangan masyarakat terdampak tanpa kendala birokrasi," ujar Bupati Jeje Ritchie Ismail.
Menyikapi wilayah Bandung Barat yang didominasi perbukitan dan tanah miring, Bupati menegaskan akan melakukan evaluasi total terhadap langkah mitigasi bencana.
Koordinasi masif akan dilakukan, terutama bagi warga yang tinggal di pemukiman dengan kemiringan ekstrem.
- 1
- 2
- »

