Google Photos Luncurkan Me Meme, Ubah Swafoto Jadi Meme dengan AI

mediaindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita

GOOGLE kembali membuktikan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya soal produktivitas serius, tetapi juga tentang keseruan personal. Dalam pembaruan terbarunya, Google meluncurkan Me Meme, sebuah fitur berbasis AI generatif di aplikasi Google Photos yang memungkinkan pengguna menyulap koleksi swafoto mereka menjadi meme populer secara instan.

Dari Penyimpanan Menuju Pusat Kreativitas

Langkah ini menandai pergeseran besar fungsi Google Photos. Jika dulu kita mengenalnya sebagai gudang penyimpanan foto, kini Google ingin menjadikannya sebagai kanvas kreatif. 

Me Meme bekerja dengan cara yang sangat intuitif, fitur ini memanfaatkan teknologi AI generatif untuk memetakan wajah pengguna dan menyisipkannya ke dalam berbagai template meme ikonik atau gambar yang baru diunggah.

Baca juga : 6 Fitur AI Google Photos yang Bisa Menggantikan Photoshop untuk Editing Foto

Hanya dengan beberapa ketukan pilih template, pilih foto diri, dan biarkan AI bekerja, pengguna bisa menghasilkan konten lucu yang siap dibagikan ke media sosial. Integrasi ini memberikan keunggulan telak dibandingkan aplikasi pihak ketiga. Pengguna tidak perlu lagi mengekspor foto ke aplikasi lain yang sering kali dipenuhi iklan atau proses langganan yang rumit. 

Kesederhanaan adalah Kunci

Satu hal yang menarik adalah bagaimana Google memposisikan fitur ini. Me Meme tidak dirancang untuk editor profesional. Tidak ada kontrol lapisan (layer) yang rumit atau pengaturan tipografi yang mendalam. Fokus utamanya adalah kecepatan dan aksesibilitas.

Fitur ini melengkapi ekosistem alat kreatif Google lainnya, seperti stiker AI dan efek video pintar, yang semuanya bertujuan mempermudah pengguna biasa dalam menciptakan konten unik. Bagi pengguna baru, Google menyediakan panduan singkat agar mereka tidak merasa terintimidasi oleh teknologi AI yang bekerja di balik layar.

Peluncuran Bertahap

Saat ini, Me Meme telah dirilis di Amerika Serikat dan sedang dalam tahap peluncuran bertahap (staged rollout). Meskipun belum semua pengguna global bisa mencobanya hari ini, fitur ini diprediksi akan segera menjadi favorit karena cara penggunaannya yang sangat organik di dalam aplikasi yang sudah kita gunakan setiap hari. (Cnet/Z-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rio Dewanto Main Film Kuyank, Hadirkan Kuyang dari Sudut Pandang Berbeda Gak Sekadar Horor
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Seskab Teddy Beberkan Isi Pertemuan Tertutup 2,5 Jam Prabowo dan Macron di Paris
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Longsor Pasirlangu, 9 Tewas dan 81 Masih Dicari
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gugur saat Bertugas, Tiga ASN KKP Naik Pangkat Anumerta dan Anak Dapat Beasiswa
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Barcelona Menunggu Kepergian Dro Fernandez ke PSG, Berharap Bisa Lepas dengan Harga Segini
• 7 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.