Pramono soal Banjir Jakarta: Tetangga Masih Terendam, Kita Sudah Surut

kumparan.com
18 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, banjir di Jakarta telah berangsur surut di hampir seluruh wilayah.

Ia menegaskan, meski sejumlah daerah sekitar Jakarta masih dilanda banjir, kondisi di ibu kota sudah terkendali.

“Seperti kemarin saya dengan Pak Wagub, seharian penuh kami berkeliling untuk urusan banjir. Dan alhamdulillah hari ini semua lokasi sudah surut. Bahkan sekarang kita, yang tetangga-tetangga kita belum surut, kita sudah surut semua,” kata Pramono saat menghadiri kegiatan Penandatanganan Perjanjian dan Groundbreaking JPO antara Kawasan JIS dan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (25/1).

Ia menyebut, sebagian besar aktivitas masyarakat sudah kembali normal seiring surutnya banjir di sejumlah titik.

“Semua jalan sudah bisa dilalui, pengungsi juga sudah hampir tidak ada. Termasuk kemarin yang pengungsi paling besar itu di Rawa Buaya. Saya sudah ke sana,” ujarnya.

Pramono menegaskan, kondisi banjir di Jakarta saat ini tinggal menyisakan genangan minor dan tidak mengganggu aktivitas warga.

“Alhamdulillah sebagian besar sekarang ini sudah surut semua. Ada genangan-genangan minor, tapi mudah-mudahan hari ini sudah selesai semua,” ucap Pramono.

“Jakarta Barat yang paling berat sudah surut. Jakarta Timur tinggal di Kampung Melayu, kemudian Bidara Cina dan Jatinegara ada beberapa genangan kecil, tapi tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan tidak mengganggu transportasi yang ada,” katanya.

Pramono menambahkan, operasional transportasi umum di Jakarta juga telah kembali berjalan normal sejak dini hari.

“Alhamdulillah tadi jam 3 pagi semua transportasi sudah berjalan normal, dan sekarang ini pompa-pompa yang ada sudah kita tarik kembali,” ujarnya.

Modifikasi Cuaca

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap menyiagakan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

“Saya tetap meminta untuk modifikasi cuaca kita standby-kan sampai dengan tanggal 27 Januari ini,” kata Pramono.

Eks Seskab era Presiden Jokowi ini mengatakan, penanganan banjir tidak hanya mengandalkan langkah jangka pendek seperti pompa air, melainkan juga solusi jangka menengah.

“Karena enggak mungkin hanya kemudian kita pakai pompa, memindahkan air,” ujarnya.

Pramono menyebut, solusi jangka menengah yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta mencakup relokasi warga serta perbaikan kawasan rawan banjir.

“Solusinya apa jangka menengah? Ya mereka harus mau untuk dibangunkan rumah susun, dipindahkan, dan tempat itu kemudian dilakukan perbaikan,” katanya.

Normalisasi 3 Sungai

Politikus PDIP ini menekankan pentingnya normalisasi sungai sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir ke depan.

“Jadi kami sudah memutuskan untuk normalisasi tiga sungai utama. Yang pertama adalah Sungai Ciliwung, yang kedua Kali Krukut, yang ketiga adalah Cakung Lama,” ujar Pramono.

Menurutnya, penyempitan sungai menjadi salah satu penyebab utama banjir di Jakarta.

“Sebab saya meyakini kalau ketiga ini kita lakukan normalisasi, karena memang sebenarnya luas sungai seperti Cakung Lama itu antara 15 sampai 20 meter, tetapi sekarang tinggal 2 meter. Mau ada apa pun, enggak bisa itu air turun ke laut,” pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Peletakan Baru Pertama Pembangunan Hasanuddin Medical Tower Fakultas Kedokteran Unhas
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Pihak Ressa Rizky Rossano Sebut Denada Mengakuinya sebagai Anak Secara Diam-diam: Ada Hubungan Batiniah
• 15 jam lalugrid.id
thumb
Edukasi Gizi Serentak di 1.800 Sekolah oleh Persagi Pecahkan Rekor MURI
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Komisi VII dorong penguatan jamu lokal UMKM lewat pembinaan
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Di Balik 5 Kekalahan Beruntun PSM Makassar: Memang Salah Pelatih, Tetapi Kinerja Manajemen Pantas Dipertanyakan!
• 8 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.