Waspada! Ada Modus Penipuan Baru Muncul di Google Maps

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Google

Jakarta, CNBC Indonesia - Google dilaporkan telah menutup lebih dari 10.000 akun di Google Maps setelah teridentifikasi sebagai bisnis fiktif maupun akun yang telah diretas. Langkah ini diambil menyusul adanya laporan dari sebuah perusahaan di Texas yang menemukan akun palsu mengatasnamakan bisnis mereka di layanan peta Google.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Google melakukan penelusuran mendalam terhadap aktivitas mencurigakan di platform Maps.

"Begitu kami menerima laporan penipuan, kami langsung melakukan langkah agresif untuk mengidentifikasi iklan palsu lain yang serupa," ujar penasihat umum Google, Halimah DeLaine Prado, seperti dikutip dari CBS News.


Baca: Saking Parahnya, Kasus Scam RI Kalahkan Negara Lain-Menjamur di Jawa

Google menjelaskan, praktik penipuan ini banyak terjadi pada layanan yang tergolong "vertikal paksa", yakni jasa yang biasanya dicari dalam kondisi darurat, seperti tukang kunci atau bengkel kendaraan.

Lebih lanjut, para pelaku disebut bekerja sama dengan agen tertentu serta memanfaatkan media sosial guna memperluas jangkauan dan menguatkan citra bisnis palsu yang mereka jalankan. Salah satu modusnya adalah menampilkan daftar usaha fiktif ketika pengguna mencari layanan di lokasi tertentu.

Saat korban mencoba menghubungi bisnis tersebut, panggilan akan dialihkan sehingga mereka justru terhubung dengan penipu. Selanjutnya, korban akan dikenakan tarif yang jauh lebih tinggi dari harga normal.

Baca: Ramai-Ramai Netizen Mohon ke Trump Agar Tak "Invasi" Malaysia

DeLaine Prado juga mengimbau pengguna agar lebih waspada saat menggunakan Google Maps. Pengguna disarankan memverifikasi keabsahan informasi jika menemukan kejanggalan, termasuk mengecek alamat situs dan nomor telepon untuk memastikan benar milik perusahaan terkait. Selain itu, pengguna patut mencurigai bisnis yang meminta data pribadi atau mengharuskan pembayaran dengan metode yang tidak lazim.

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Langkah Serius Komdigi Dorong Inovasi & Mitigasi Risiko Era AI

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Ungkap Hasil Lab Sampel Es Gabus Diduga Berbahan Spons di Kemayoran
• 1 jam lalukompas.com
thumb
John Herdman Harus Bisa Temukan Gelandang Timnas Indonesia Sekelas Thom Haye
• 5 jam lalubola.com
thumb
Potret Desa-desa Terpencil di Aceh yang Kembali Dibangun Usai Banjir Bandang
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Bangkit dari Rugi, MMIX Incar Bisnis Baby Care Tumbuh hingga 11% di 2026
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Denny JA mendonasikan seluruh dana dari BRICS untuk Pengembangan Sastra
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.