Korban Jambret di Sleman Malah Jadi Tersangka, Begini Pembelaan Polisi

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Hogi Miyana (44 tahun), warga Sleman ditetapkan sebagai tersangka lalu lintas usai dua penjambret yang dipepetnya tewas dalam kecelakaan. Hogi mengejar dua pejambret yang hendak membawa kabur tas istrinya di Jembatan Layang Janti.

Kasatlantas Polresta Sleman AKP Mulyanto menjelaskan penetapan tersangka terhadap Hogi Miyana dilakukan berdasarkan keterangan saksi dan ahli. "Betul, tahapan sudah berjalan dari penyelidikan, penyidikan, dan sudah tahap dua," kata Mulyanto.

Baca Juga
  • Polisi Tetapkan Korban Jambret di Sleman Jadi Tersangka, Istri Tuntut Keadilan
  • Niat Selamatkan Istri, Suami di Sleman Malah Jadi Tersangka Usai Pejambret Tewas Kecelakaan
  • Longsor di Bandung Barat, Malaysia Sampaikan Belasungkawa
Polisi lalu melimpahkan kasus Hogi ke Kejaksaan. "Jadi saat ini benar sudah di kejaksaan," kata Mulyanto.

Istri Hogi yang juga korban jambret Arsita Minaya (39 tahun) menuntup keadilan atas kasus suaminya. Usai kejadian, Arsita dan Hogi langsung dibawa ke Polresta Sleman. Di hari yang sama, Hogi menjalani berita acara pemeriksaan (BAP). 

.rec-desc {padding: 7px !important;} Dari pemeriksaan itu, polisi menemukan adanya bekas lecet pada pintu kiri mobil Hogi. Sekitar dua hingga tiga bulan setelah BAP, Hogi kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Pada Rabu (21/1/2026), perkara tersebut resmi dilimpahkan dari kepolisian ke kejaksaan.

"Saya merasa suami saya itu tidak berlebihan-lebihan dalam membela saya. Maksudnya, semua suami itu bakal melakukan hal yang sama ketika melihat istrinya dijambret di depan matanya itu, dan menurut saya, penetapannya itu nggak adil, menurut saya," ujarnya.

Meski tidak ditahan, Hogi dikenakan gelang GPS di kakinya untuk memantau mobilitas. Arsita berharap keadilan berpihak pada suaminya. Menurutnya, tewasnya dua penjambret bukan kesalahan Hogi.

"Harapannya, suami saya mendapatkan keadilan, bisa bebas. Karena suami saya nggak melakukan apa-apa di sini, walaupun ada korbannya," ungkapnya.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia Masters 2026: Awal Musim Kurang Baik, Chen/Toh Juara Ganda Campuran
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Banjir di Pinang Griya Permai Surut, Tanggul Kali Angke yang Jebol Ditangani Sementara
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Negara dengan Pasukan Militer Aktif Terbanyak: China Kalahkan AS
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bournemouth ukir kejutan dengan hantam Liverpool 3-2
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
• 4 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.