Sebanyak 14 rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta masih tergenang banjir hingga Minggu (25/1) siang. Genangan terjadi akibat hujan deras yang melanda Jakarta dan sekitarnya serta luapan Kali Ciliwung.
Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyampaikan data per pukul 12.00 WIB, mayoritas RT yang masih tergenang berada di Jakarta Timur.
“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis, 22 Januari 2026 menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” ujar Isnawa dalam keterangannya.
Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:
1. Jakarta Timur terdapat 13 RT, yang terdiri dari:Bidara Cina: 4 RT
Ketinggian: 30 s.d 40 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
Kampung Melayu: 4 RT
Ketinggian: 75 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
Cawang: 5 RT
Ketinggian: 25 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
2. Jakarta Utara terdapat 1 RT, yang terdiri dari:Kapuk Muara: 1 RT
Ketinggian: 20 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
BPBD mencatat adanya warga yang mengungsi akibat banjir di sejumlah wilayah. Lokasi pengungsian tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.
Jakarta TimurBidara Cina
Masjid Al Abror RW 11, 6 KK 16 Jiwa
Kampung Melayu
SDN Kampung Melayu 01 dan 02: 13 KK 65 Jiwa
Jakarta BaratRawa Buaya
Balai Warga RT 09/02, Kel. Rawa Buaya: 7 KK 25 Jiwa
SDN 07 Rawa buaya: 9 KK 34 Jiwa
Kembangan Utara
Sekretariat Jl. H.Bule RT.008 RW.01: 15 KK 40 jiwa
Mushola Al-Hidayah RT 06 RW 01: 24 KK 79 Jiwa
Jakarta UtaraKapuk Muara
Gang Masjid Nurul Jannah RW.02 : 42 KK 97 Jiwa
Sementara sejumlah wilayah yang sebelumnya tergenang kini telah surut.
“Sedangkan wilayah yang sudah surut sebagai berikut. Kelurahan Cililitan 2 RT, Kelurahan Kembangan Selatan 1 RT, dan Kelurahan Kembangan Utara 2 RT,” kata Isnawa.
“Jalan tergenang yang sudah surut sebagai berikut. Jalan Kembangan Raya, Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat,” sambung dia.
Isnawa menyebut, pihaknya terus melakukan upaya penanganan dengan mengerahkan personel di lapangan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” tandasnya.




