Ayah Kenang Momen Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama Sebelum Meninggal

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Makan bersama menjadi kenangan terakhir Lula Lahfah bersama keluarganya. Ayahanda Lula, Muhammad Feroz, tak menyangka bahwa acara makan-makan tersebut menjadi momen berharga terakhirnya bersama sang putri.

Muhammad Feroz mengungkapkan, saat pertama kali diajak makan, ia sama sekali tidak mengira bahwa ajakan itu akan menjadi yang terakhir dari Lula.

“Seminggu sebelum ini, dulu ada makan-makan juga (bersama Lula). Kita juga enggak ngerti. Ngajak makan kita di rumah, ya itu aja kenangan kita untuk makan-makan. Tanpa sebab, tanpa ada apa-apa. Waktu kita tanya, ada apa ini? Enggak ada apa-apa, cuma pengin makan. Sudah itu aja,” ujar Muhammad Feroz kepada wartawan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur.

Sebagai seorang ayah, Feroz menilai Lula Lahfah sebagai anak yang baik dan selalu berusaha menunjukkan kepeduliannya kepada setiap anggota keluarga.

Menurut Feroz, kepedulian tersebut juga tercermin dalam hubungan Lula dengan teman-temannya.

“Dia anak yang baik, anak yang peduli sama keluarganya, sama orang tua. Kita juga lihat dia sama teman-temannya juga baik. Sama teman-temannya dekat,” ucap Muhammad Feroz.

Karena itu, Feroz mengaku sangat menyesalkan kepergian putrinya yang begitu cepat. Terlebih, selama ini Lula tidak pernah mengeluhkan kondisi sakitnya kepada dirinya maupun keluarga.

“Enggak pernah. Dia enggak pernah curhat. Kita juga tahunya dari teman-temannya, teman dekat dia aja. Ya itu aja yang kita sesalin,” kata Feroz.

Sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026 di apartemen pribadinya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Perempuan kelahiran 17 Juli 1999 itu ditemukan meninggal dunia oleh pihak keamanan apartemen. Penemuan itu bermula dari kekhawatiran ART Lula karena Lula tak kunjung keluar dari kamarnya. Hingga pada akhirnya dia meminta tolong pada pihak keamanan setempat untuk membuka paksa pintu kamar Lula.

Jenazah Lula ditemukan sudah tak bernyawa di kamarnya. Menurut hasil identifikasi awal, polisi menduga Lula meninggal karena sakit yang ia derita, merujuk pada obat-obatan dan surat rawat jalan yang ditemukan di apartemen Lula.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
‎Defisit Dijaga di Bawah 3 Persen, Pemerintah Prioritaskan Pertumbuhan Ekonomi
• 28 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jelang Muktamar NU, Nama Kiai Said Aqil Siradj Digadang-gadang Jadi Rais Aam PBNU
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Sentuhan Digital Ubah Kebun Pir Yulu di Kabupaten Xi Tiongkok Utara Jadi Pertanian Cerdas
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Kasus DBD Terus Bertambah, Dinkes Palembang Imbau Warga Waspada
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Menuju Rp3 Juta, Cek Selengkapnya di Sini!
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.