Bisnis.com, BANDUNG— Tim SAR gabungan hingga Minggu (25/1/2026) siang, mengumpulkan 16 kantong jenazah dari lokasi longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Bahkan, jenazah satu keluarga ditemukan dalam kondisi berpelukan.
Lokasi tersebut menjadi tempat penampungan dan proses post-mortem yang dilakukan oleh tim beranggotakan 18 orang yang dipimpin Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol Irwansyah.
"Kami menyampaikan rasa prihatin, ada satu keluarga dengan bapak, ibu, dan satu anak yang ditemukan berangkulan di dalam rumah yang tertimbun. Dua di antaranya sudah berhasil diidentifikasi," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan saat memberikan update di Pos DVI Puskesmas Pasirlangu.
Dia menjelaskan, identifikasi dilakukan melalui ciri fisik seperti gigi, wajah dan sidik jari, kemudian dibandingkan dengan data KTP baik secara manual maupun digital.
Hendra menjelaskan, hingga saat ini total 7 korban sudah berhasil diidentifikasi dan diberikan kepada keluarga, termasuk tiga orang yang diserahkan kemarin.
"Pada hari ini, ada empat jenazah baru masuk dan dua di antaranya sudah terkonfirmasi identitasnya melalui proses anti-mortem yang dilakukan oleh tim gabungan berjumlah 12 orang," jelasnya.
Baca Juga
- Pratikno Pastikan Pemerintah Kawal Penanganan Longsor di Cisarua Bandung
- BNPB Identifikasi 9 Korban Meninggal Dunia Longsor di Cisarua
- Tim Gabungan Evakuasi 11 Korban Jiwa Longsor Cisarua, 79 Masih Hilang
Dari data awal yang tercatat sebanyak 113 orang yang terdampak, sebanyak 23 orang selamat. Ini berarti sekitar 90 orang masih dalam status hilang atau tertimbun.
Kemudian, setelah dikurangi dengan 16 kantong jenazah yang ditemukan, masih ada sekitar 74 orang yang belum ditemukan dan terus menjadi fokus pencarian tim SAR.
"Jenazah yang sudah teridentifikasi langsung diserahkan ke pihak keluarga," tutup Hendra.




