Operasi Modifikasi Cuaca Sukses, BPBD DKI: Hari Ini Banjir Tersisa 9 RT

metrotvnews.com
23 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah pengendalian risiko cuaca ekstrem yang memicu banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota. Upaya tersebut dilakukan seiring terus menurunnya jumlah wilayah terdampak genangan.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan OMC kembali dilaksanakan pada hari ini untuk menekan potensi hujan lanjutan, terutama di wilayah Jakarta dan daerah penyangga.

“OMC dilaksanakan sebagai upaya pengendalian risiko hidrometeorologi untuk mengurangi intensitas hujan yang berpotensi memperparah genangan,” ujar Isnawa melalui keterangannya, Minggu, 25 Januari 2026.

Berdasarkan laporan move departure BPBD DKI, sorti pertama OMC menggunakan pesawat CASSA 212 A-2105, lepas landas dari helipad pada pukul 09.17 WIB. 

Penyemaian awan dilakukan di wilayah Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan, pada ketinggian 5.000–7.000 kaki, dengan radius 10–20 nautical mile dan radial 210–300 derajat.

Dalam misi tersebut, tim OMC menaburkan bahan semai CaO sebanyak 800 kilogram guna mendukung pengendalian cuaca ekstrem di wilayah DKI Jakarta.'
  Baca Juga:  Jakarta Kembali Pulih! 225 Rute TransJakarta Beroperasi Normal Usai Diterjang Banjir   Titik Banjir Berkurang
BPBD DKI mencatat titik banjir di Jakarta telah berkurang dari pagi tadi sebanyak 19 rukun tetangga (RT) dan satu ruas jalan, kini tersisa 9 RT. Data ini terhimpun hingga pukul 14.00 WIB.

Titik banjir berada di 8 RT yang tersebar di Kelurahan Bidara Cina dan Kampung Melayu, Jakarta Timir.

Ketinggian air di Bidara Cina tercatat 20 hingga 30 sentimeter, sedangkan di Kampung Melayu mencapai 65 sentimeter, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

Di Jakarta Utara, banjir masih terjadi di 1 RT di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter, akibat curah hujan tinggi.

BPBD DKI juga mencatat sejumlah lokasi pengungsian masih ditempati warga terdampak, di antaranya di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara, dengan ratusan jiwa mengungsi di masjid, sekolah, balai warga, hingga lingkungan permukiman.

Seiring surutnya genangan, BPBD melaporkan beberapa wilayah telah dinyatakan aman, yakni Kelurahan Cililitan, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, dan Cawang. 

Selain itu, Jalan Kembangan Raya di Jakarta Barat telah dinyatakan bebas genangan.

BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah serta mengoordinasikan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan fungsi saluran berjalan optimal.

“Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat,” kata Isnawa.

BPBD DKI mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi 24 jam dan dapat diakses secara gratis. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Durian Merah Banyuwangi: Cita Rasa dan Aroma yang Membuatnya Unik
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kapolri: 10 Detik Laporan ke 110 Masuk, 10 Menit Kemudian Polisi Sudah di Lokasi
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Perkuat Implementasi Kelurahan Ballasaraja sebagai Kelurahan Muslim
• 1 jam laluharianfajar
thumb
KDM Soroti Alih Fungsi Lahan di Cisarua Bandung Barat
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Atasi Banjir Jakarta, Kenneth DPRD DKI Dorong Pembenahan Drainase hingga Tata Ruang
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.