Kemenkeu Bantah Kabar Purbaya Ditipu Bankir Soal Injeksi Rp200 Triliun: Hoaks!

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membantah narasi yang berseliweran di media sosial terkait dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tertipu bankir himpunan bank milik negara (Himbara).

Hal tersebut disampaikan pihak Kemenkeu melalui PPID Kemenkeu melalui akun X @PPIDKemenkeu, Minggu (25/1/2026). Kementerian tersebut meminta agar masyarakat mewaspadai penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menkeu Purbaya. 

"Berita yang menyatakan 'Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, telah tertipu Bank Himbara Rp200 T - para banker pengkhianat rakyat Indonesia. Purbaya kalah 1-0 dengan para banker, adalah HOAKS," dikutip dari cuitan akun X @PPIDKemenkeu. 

Adapun informasi yang dilabeli hoaks oleh PPID Kemenkeu menayangkan video Purbaya mengenakan seragam dinas Kemenkeu berwarna biru tua dan sedang berbicara dengan wartawan. Ruangan itu tampak seperti ruangan pers yang berlokasi di Gedung Juanda Kemenkeu, Jakarta. 

Saat itu, Purbaya tengah memaparkan soal kondisi perekonomian salah satunya terkait dengan kebijakannya menginjeksi himbara dengan kas pemerintah senilai Rp200 triliun pada September 2025 lalu. 

Untuk diketahui, Purbaya memutuskan untuk menyuntik himbara yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN dan BSI dengan total keseluruhan Rp200 triliun berasal dari kas pemerintah pada September 2025. Keputusannya itu dilaksanakan tidak jauh setelah dia resmi dilantik sebagai Menkeu. 

Baca Juga

  • Purbaya Rombak Aturan Coretax, Permudah BUMN Lakukan Aksi Korporasi
  • Rencana Purbaya Kenakan Bea Keluar Batu Bara Terganjal Aturan Teknis ESDM
  • BI, OJK & LPS Temui Purbaya, Bahas Rupiah hingga Update Kondisi Ekonomi

Kemudian, pada November 2025, Purbaya kembali menginjeksi likuiditas dengan kas pemerintah lagi Rp76 triliun. Pada saat itu, bank yang menerima limpahan likuiditas dari pemerintah pusat yakni Bank Mandiri, BNI, BRI serta Bank Jakarta. 

Purbaya menjelaskan bahwa kas injeksi likuditas itu merupakan manajemen kas pemerintah yang berada di Bank Indonesia (BI), guna mendorong penurunan suku bunga kredit di perbankan. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Brimob Polda Sumbar Percepat Pembangunan Huntara untuk Penyintas di Palembayan Agam
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Inisiator Demo Pati Dibidik KPK, Bakal Diperiksa Terkait Suap Sudewo!
• 3 jam laludisway.id
thumb
Jembatan Ambruk, Pelajar di Ogan Ilir Naik Perahu ke Sekolah
• 16 jam laludetik.com
thumb
Jadwal Super League Hari Ini: PSIM vs Persebaya, Persib Tantang PSBS Biak
• 15 jam lalugenpi.co
thumb
Viral Es Kue Jadul Diduga Berbahan Spons di Jakpus, Polisi Selidiki
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.