Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Kanada Jika Gandeng China

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif impor sebesar 100 persen terhadap barang-barang asal Kanada jika negara tersebut menjalin kesepakatan dagang dengan China.

“Jika Kanada membuat kesepakatan dengan China, Kanada akan segera dikenai tarif 100 persen atas semua barang dan produk Kanada yang masuk ke Amerika Serikat,” tulis Trump melalui platform Truth Social, Sabtu (24/1).

Baca Juga
  • Tiga Sungai di Jakarta Bakal Dinormalisasi Tahun Ini
  • Banjir di Jakarta Mulai Surut, Pramono Tetap Siagakan Operasi Modifikasi Cuaca
  • Satu Lagi Warga Minneapolis Tewas Ditembak ICE, Trump Malah Salahkan Polisi

Sambil menyebut Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebagai “gubernur”, Trump mengatakan Carney akan “sangat keliru” jika membiarkan Kanada menjadi “pelabuhan transit” bagi produk China yang ditujukan ke pasar AS.

Trump memperingatkan Kanada mengenai dampak buruk hubungan ekonomi yang lebih erat dengan China.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“China akan melahap Kanada hidup-hidup, benar-benar memusnahkannya, termasuk menghancurkan dunia usaha, tatanan sosial, dan cara hidup mereka,” katanya.

Dalam unggahan terpisah, Trump menyatakan pengambilalihan Kanada oleh China merupakan “hal terakhir yang dibutuhkan dunia”.

“Itu tidak akan terjadi, bahkan tidak akan mendekati terjadi,” katanya.

Pemerintah Kanada membantah klaim Trump dengan menyatakan bahwa perundingan terbaru dengan China hanya bertujuan menyelesaikan sengketa tarif tertentu.

“Tidak ada upaya mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan China. Yang dicapai adalah penyelesaian sejumlah isu tarif penting,” kata Menteri Kanada yang bertanggung jawab atas Perdagangan Kanada–AS, Dominic LeBlanc, dalam pernyataannya.

LeBlanc menegaskan fokus pemerintah Kanada adalah memperkuat hubungan ekonomi dengan AS, seraya mengutip pernyataan Carney sebelumnya bahwa kedua negara “telah membangun kemitraan luar biasa dalam ekonomi dan keamanan”.

Ia mengatakan Kanada tetap berkomitmen memastikan hubungan tersebut saling menguntungkan, sambil memperkuat perekonomian domestik dan memperluas kemitraan dagang global.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Revitalisasi 20 Sekolah di Purworejo, Mendikdasmen: Bangun Masa Depan Anak Bangsa
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Telepon Menteri Trenggono yang Sempat Pingsan
• 3 jam laludetik.com
thumb
TNI Pulihkan Fasilitas Sekolah MIN 2 Pidie Pascabanjir
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menko PMK dan Mendagri Resmikan Huntara di Palembayan Agam
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tanah Labil Jadi Kendala Evakuasi Korban Longsor Cisarua
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.