Warga Keluhkan Bau Menyengat Sampah RDF: Bikin Pusing, Nafsu Makan Hilang

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com - Warga Karang Tengah, Bekasi mengeluhkan bau menyengat setelah panel pemantau kualitas udara RDF Rorotan di Taman RW 009 tidak aktif selama 15 hari.

Hamas (23), salah satu warga, mengatakan alat ukur bau yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta itu diketahui mati sejak 9 Januari 2026.

“Kalau dihitung, dari tanggal 8 sampai 25, alat ukur itu tidak aktif. Jadi sudah lebih dari 20 hari. Ini membuat warga berasumsi RDF sudah beroperasi penuh, bukan sekadar uji coba,” ujar Hamas saat dihubungi Kompas.com, Minggu (25/1/2026).

Baca juga: Alat Ukur Pencemaran Udara RDF Rorotan Mati, Warga Keluhkan Bau Menyengat

Hamas menjelaskan, sebelum alat mati, tingkat pencemaran udara cukup tinggi.

Pada 8 Januari, CH? tercatat 0,147 ppm dan C?H? sekitar 0,144 ppm, jauh di atas ambang aman.

Namun, pada 9 Januari, panel digital menampilkan status “kolokasi” dan tidak menunjukkan angka parameter gas lagi.

“Tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan ke warga soal alat itu dimatikan. Tiba-tiba saja mati. Warga juga tidak paham apa maksud ‘kolokasi’ itu,” tutur Hamas.

Selain itu, Hamas menuturkan aktivitas di RDF tetap terlihat malam hari meski alat mati.

Baca juga: Pemprov Jakarta Pastikan RDF Rorotan Tak Cemari Pertanian dan Lingkungan

Warga menjadi tanda tanya besar karena pabrik diklaim tidak beroperasi, tetapi karyawannya masih hadir.

“Sebelumnya, tahun lalu sempat ada sosialisasi dan aksi protes sekitar 3 Oktober terkait bau dari cerobong. Warga sudah marah dan sempat demo. Tapi kejadian belakangan ini seperti tidak ditanggapi,” kata dia.

Keluhan terkait bau juga datang dari Nufus (28). Menurutnya, bau semakin menyengat dibanding sebelumnya dan sering menimbulkan pusing.

“Yang terbaru, baunya sangat menyengat dan bikin pusing,” ujar Nufus.

Hamas menambahkan, banyak warga lain juga merasakan hal sama, pusing, mual, dan tidak nyaman.

Sirkulasi udara di Karang Tengah dianggap kurang sehingga bau terperangkap hingga masuk ke dalam rumah, termasuk kamar tidur.

Hamas menegaskan, warga sebenarnya tidak diam. Mereka membentuk grup komunitas untuk melaporkan bau dan menuntut RDF ditutup.

“Baunya ini sangat mengganggu. Bahkan ada tetangga yang sedang shalat di masjid sampai terganggu karena bau. Makan pun jadi tidak nafsu. Jujur, saya sendiri jadi tidak selera makan karena bau itu bikin pusing,” ujar dia.

Baca juga: Warga Perumahan JGC Demo, Protes Dampak RDF Rorotan dan Jalan Rusak

Pembangunan RDF di Rorotan, Jakarta Utara, awalnya diharapkan menjadi solusi persoalan sampah di Jakarta.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, kehadiran pabrik pengolahan sampah ini juga menimbulkan masalah baru, terutama terkait pencemaran udara yang dirasakan warga sekitar.

Kompas.com telah menghubungi Humas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta terkait kondisi alat pemantau kualitas udara, namun hingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jadwal Proliga 2026, Minggu 25 Januari: Tiga Big Match Tutup Seri Bandung, Ada LavAni vs Samator
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Telepon Menteri KP Trenggono yang Sempat Pingsan
• 49 menit lalukatadata.co.id
thumb
Kutukan Juara Eropa di Piala Dunia: Tantangan Besar Menanti Spanyol di 2026
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Lalamove Gandeng Kementerian UMKM Dukung Ekspansi UMKM di Medan
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Menlu Tegaskan Dewan Perdamaian Tak Gantikan PBB, Fokus Kawal Konflik Gaza
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.