JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi V DPR RI Irmawan meminta pemerintah pusat untuk mempercepat penyelesaian pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Langkah percepatan diperlukan untuk memastikan para korban bisa tinggal di tempat yang lebih layak, terutama ketika memasuki bulan Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Faktanya, sampai hari ini masih banyak saudara kita korban bencana di Sumatera yang belum memiliki hunian sementara. Bayangkan jika mereka harus berpuasa Ramadhan dalam kondisi tinggal di pengungsian, beratapkan terpal dan beralas tanah. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” ujar Irmawan dalam siaran pers, Minggu (25/1/2026).
Baca juga: Resmikan Huntara di Agam, Kasatgas Tito Karnavian Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini mengingatkan, penyediaan Huntara adalah bagian dari pemenuhan hak dasar warga negara, terutama bagi yang menjadi korban bencana.
Di samping itu, ketersediaan Huntara juga penting untuk proses pemulihan kondisi fisik dan psikologis para korban, serta lebih menjamin privasi setiap keluarga tetap terjaga.
“Kalau Huntara siap sebelum Ramadhan, saudara-saudara kita bisa beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk. Anak-anak bisa beristirahat dengan baik dan orang tua bisa fokus pada pemulihan ekonomi mereka," kata Irmawan.
Baca juga: 1.056 Unit Huntara untuk Korban Bencana Sumatera Selesai Dibangun dan Siap Huni
Oleh karena itu, Irmawan berharap negara bisa hadir secara cepat dan menjamin setiap warga menjalani Ramadhan dengan layak, tanpa terganggu keterlambatan pembangunan infrastruktur.
Dia memastikan bahwa Komisi V DPR RI akan terus mendorong Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan instansi terkait, agar memprioritaskan percepatan pembangunan Huntara.
“Negara harus hadir secara cepat dan berpihak. Jangan biarkan korban bencana kehilangan kesempatan menjalani Ramadhan dengan layak karena keterlambatan pembangunan infrastruktur dasar,” ucap Irmawan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang