Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Partai final ganda putri Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 25 Januari 2026 berakhir tanpa pertandingan.
Pasangan Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dipastikan keluar sebagai juara setelah lawannya dari Jepang Arisa Igarashi/Miyu Takahashi yang mundur atau walkover (WO).
Pelatih Ganda Jepang Yuki Kaneko menjelaskan keputusan mundur tersebut diambil karena kondisi kesehatan Miyu Takahashi yang menurun. Takahashi diketahui mengalami demam sejak Sabtu, 25 Januari 2026 malam.
“Takahashi mengalami demam. Sejak kemarin malam kondisinya sudah tidak baik. Di semifinal sebenarnya sudah kurang fit, tetapi malam harinya demam semakin parah,” kata Kaneko kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Minggu, 25 Januari 2026.
Ia menegaskan tidak ada cedera lain yang dialami Takahashi selain sakit demam. Keputusan untuk mundur pun diambil pada hari pertandingan, meski sebelumnya sang atlet sempat ingin tetap bermain.
“Keputusannya benar-benar baru hari ini. Atletnya sendiri masih ingin bermain sampai siang tadi. Namun saat persiapan pertandingan, kondisinya sulit untuk bangun. Mereka bahkan sudah datang lebih awal ke Istora. Ini keputusan di menit-menit akhir,” ujar Kaneko.
Sementara itu, Pearly Tan mengaku merasakan perasaan campur aduk usai memastikan gelar juara tanpa turun ke lapangan.
“Ini perasaan yang bercampur, karena ini bukan kemenangan seperti yang kami inginkan. Kami berharap bisa bermain melawan mereka lagi di masa depan,” ucap Pearly.
Thinaah Muralitharan menilai perjalanan mereka menuju final tetap menjadi hal positif, meski awal turnamen tidak berjalan mulus. Saat tampil di laga pertama, melawan ganda Amerika Serikat, Francesca Corbett/Jennie Gai, mereka bermain hingga rubber gim dengan skor akhir 21-15, 20-22, 21-19.
Selebihnya, perjalanan Pearly/Thinaah terbilang lancar sampai ke parati puncak, termasuk mengalahkan pasangan tuan rumah, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu di babak semifinal.
“Pada hari pertama kami tidak tampil terlalu baik. Setelah itu kami berdiskusi dengan pelatih dan mencoba melakukan perbaikan di pertandingan berikutnya. Hal itu berhasil, dan kami ingin menjaga momentum tersebut ke depannya,” tutur Thinaah.
Terkait alasan mundurnya pasangan Jepang, Thinaah menyebut sudah mendapat informasi langsung dari Arisa Igarashi sebelum laga final.
“Arisa datang dan memberi tahu bahwa pasangannya (Takahashi) tidak enak badan, sehingga mereka tidak bisa bermain hari ini,” ujar Thinaah.
Editor: Redaktur TVRINews





