Rupiah Nyaris Rp17.000 per Dolar AS, KB Bank Klaim Tak Ganggu Performa Kredit

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) menyampaikan pelemahan nilai tukar rupiah yang mendekati level Rp17.000 per dolar AS dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap kinerja KB Bank, khususnya pada kualitas aset dan risiko kredit.

Presiden Direktur KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, struktur portofolio kredit KB Bank yang mayoritas berdenominasi rupiah membuat tekanan akibat volatilitas nilai tukar masih berada dalam batas terkendali.

“Porsi kredit dalam valuta asing hingga Desember 2025 hanya sekitar 13%. Dengan komposisi tersebut, potensi dampak pelemahan rupiah terhadap kualitas aset bank relatif terbatas,” ujar Kunardy dalam keterangannya kepada Bisnis, dikutip Minggu (25/1/2026). 

Dia menjelaskan, dominasi kredit rupiah membuat fluktuasi kurs tidak memberikan dampak material terhadap kualitas aset secara keseluruhan. Sejauh ini, KB Bank juga belum melihat adanya tekanan signifikan pada portofolio kredit akibat pergerakan nilai tukar.

Dari sisi risiko kredit, kinerja kualitas aset KB Bank justru menunjukkan perbaikan. Hingga akhir 2025, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) tercatat menurun, seiring dengan membaiknya sejumlah indikator risiko kredit lainnya.

Selain itu, rasio loan at risk (LAR) KB Bank juga mengalami penurunan sebesar 2,18% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan efektivitas strategi pemulihan aset yang dijalankan perseroan.

Baca Juga

  • Sentimen Rupiah hingga Kredibilitas Fiskal Bikin IHSG Sepekan Terkoreksi 1,37%
  • Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Minggu 25 Januari 2026
  • Depresiasi Rupiah hingga Net Sell Asing Bebani Langkah IHSG Sepekan

Kunardy menambahkan, KB Bank terus melakukan pengelolaan kredit bermasalah secara aktif, termasuk melalui restrukturisasi serta penerapan penilaian kualitas aset yang lebih konservatif. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas kinerja bank di tengah volatilitas pasar keuangan global.

“Dengan upaya yang berkelanjutan tersebut, kami optimistis kualitas aset KB Bank dapat terus membaik secara bertahap ke depan,” tutupnya.

BI hingga OJK Bahas Pelemahan Rupiah

Seiring dengan pelemagan rupiah, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), melaksanakan rapat bersama di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026).

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengungkapkan, rapat koordinasi hari ini secara umum membahas mengenai kondisi ekonomi nasional terkini serta langkah-langkah yang perlu dilakukan masing-masing kementerian/lembaga. 

“Lebih rutin laporan perkembangan terakhir, lalu bagaimana langkah-langkah yang akan kita lakukan di tahun baru ini, tentu terkoordinasi dan sinergi lebih baik,” kata Mahendra usai menghadiri rapat di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026).

Selain itu, rapat juga membahas terkait upaya stabilisasi rupiah. 

Dalam hal ini, Mahendra mengungkapkan bahwa rapat membahas mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan pemangku kebijakan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

Menurutnya, langkah-langkah BI dalam menstabilkan nilai tukar rupiah sejauh ini sudah dilakukan dengan baik dan perlu dilanjutkan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.  

“Tidak ada yang spesifik terkait dengan hal baru. Tapi lebih mengoptimalkan apa yang dilakukan oleh Bank Indonesia [untuk menstabilkan nilai tukar],” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rio Dewanto Belajar Tradisi dan Cerita Mistis Kalimantan lewat Film Kuyank
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Polisi Masih Menunggu Hasil Visum untuk Pastikan Penyebab Meninggal Lula Lahfah
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Masalah Klasik Tata Niaga Ekspor Impor, Benarkah Terbentur Ego Sektoral?
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Pemkab Pati Perpanjang Status Darurat Bencana hingga 6 Februari 2026
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Alasan Padi Reborn Gandeng Fanny Soegi dan Sal Priadi di Konser Dua Delapan
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.