Jenguk Pengungsi Korban Longsor Cisarua KBB, Wapres Gibran Minta Maaf 

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf atas insiden tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 113 jiwa terdampak, 11 orang meninggal dunia, dan 79 hilang.

BACA JUGA: 33 Warga Jadi Korban Tanah Longsor di Deli Serdang Sumut, 10 Orang Tewas

Proses evakuasi dan pencarian jenazah korban tertimbun material longsor pun masih dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Jawa Barat bersama tim rescue gabungan.

Dalam kegiatannya, Gibran mengunjungi tempat pengungsian sementara warga terdampak di Kantor Desa Pasirlangu. 

BACA JUGA: 2 Korban Tanah Longsor di Blitar Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Gibran juga berbincang dengan warga dan menanyakan kebutuhannya selama mengungsi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf dan berjanji untuk membantu semaksimal mungkin, termasuk proses pascabencana.

BACA JUGA: BKI Salurkan Bantuan untuk Para Korban Tanah Longsor di Purwakarta

"Tim sudah turun ke lapangan. Saya mohon maaf sekali atas kejadian ini," kata Gibran dihadapan pengungsi, Minggu (25/1/2026).

Gibran pun memberikan atensi khusus kepada ibu hamil, menyusul, difabel, dan anak-anak untuk jadi prioritas petugas dalam penanganan bencana.

Selain itu, bantuan yang disalurkan pemerintah pusat juga harus tepat sasaran dan dipergunakan semaksimal mungkin untuk membantu warga.

"Saya titip ya pak wagub dan bupati, kaum difabel, ibu menyusui, hamil, mohon diperhatikan, tim kesehatan standby 24 jam penuh. Bantuan harus dipastikan tepat sasaran," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sampai dengan siang ini jumlah korban tewas yang ditemukan berjumlah 11 jiwa.

Insiden tanah longsor itu terjadi pada Sabtu (25/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di Kampung Babakan RT 05 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menuturkan, pada hari pertama pencarian petugas menemukan sembilan jenazah, dan dua potongan tubuh.

Potongan tubuh dan jenazah itu langsung diserahkan ke petugas untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim DVI Polda Jabar.

"Ditemukan ada dua body part atau potongan tubuh yang sudah ke tim DVI dalam proses identifikasi dan masih terus melakukan proses identifikasi terhadap penemuan korban," ujar Ade di Posko BNPB Kantor Desa Pasirlangu, Sabtu (24/1). (mcr27/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Google Photos Luncurkan Me Meme, Ubah Swafoto Jadi Meme dengan AI
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Indonesia Masters 2026: Raymond/Joaquin Gagal Juara, Angin Lapangan Jadi Kendala
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Polisi pastikan tidak ada korban dalam kebakaran di galangan PT ASL
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Pendidikan Terus Berlari, Namun Nalar Terancam Tertinggal di Era AI
• 35 menit lalukumparan.com
thumb
Banjir Setinggi 1,5 Meter Putus Akses Jalan di Kabupaten Serang
• 23 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.