Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Utama Dana Pensiun Perkebunan, Edwind Sinaga menyebutkan di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi dengan aset US Treasury yang mulai ditinggalkan investor, pasar keuangan dinilai investor belum cukup menarik.
Sejumlah faktor yang membuat investor global belum 'mau' masuk pasar keuangan RI diantaranya masih tingginya ketidakpastian dalam negeri, konsistensi kebijakan hingga kepastian berinvestasi di Indonesia dan upaya mengatasi persoalan ekonomi seperti pengangguran.
Diharapkan kebijakan pemerintah dan otoritas moneter yang bersinergi dalam pengelolaan fiskal dan ekonomi RI menjadi pendorong kepercayaan investor untuk masuk pasar keuangan RI.
Bagi Dana Pensiun, kondisi ketidakpastian ini membuat arah investasi Dapenbun fokus menjaga likuiditas jangka panjang sehingga instrumen yang konservatif dengan mencari SBN dengan tenor panjang.
Seperti apa dapen melihat kondisi pasar keuangan RI? bagaimana arah investasi Dapen? Selengkapnya simak ulasan Syarifah Rahma dengan Direktur Utama Dana Pensiun Perkebunan, Edwind Sinaga dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Kamis, 22/01/2026)


