WHO Sesalkan Keputusan Amerika Serikat Tarik Diri, Begini Alasannya

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JENEWA- Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) akhirnya buka suara  atas keluarnya Amerika Serikat  dari organisasi tersebut per Kamis 22 Januari 2026.

Melalui pernyataanya, WHO menyayangkan langkah AS tersebut, apalagi Negeri Paman Sam ini dikenal sebagai negara pelopor dan anggota pertama organisasi itu.


Menurut WHO, langkah AS yang juga sebagai pendonor terbesar organisasi itu menyebabkan Negeri Paman Sam dan dunia menjadi kurang aman.

WHO dalam pernyataan melalui situs resminya, Sabtu 24 Januari 2026 menyatakan sebagai anggota pendiri Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), AS telah memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap berbagai capaian penting WHO.


Termasuk pemberantasan cacar (smallpox), serta kemajuan dalam penanganan berbagai ancaman kesehatan masyarakat lainnya seperti polio, HIV, Ebola, influenza, tuberkulosis, malaria, penyakit tropis terabaikan, resistansi antimikroba, keamanan pangan, dan banyak lagi.


“Oleh karena itu, WHO menyayangkan pemberitahuan penarikan diri Amerika Serikat dari WHO-sebuah keputusan yang membuat Amerika Serikat dan dunia menjadi kurang aman,” bunyi pernyataan tersebut.


WHO juga menanggapi tuduhan AS yang menilai organisasi itu selama ini tidak menghargai kontribusi Washington yang memang terbesar di antara ratusan negara anggota lainnya. AS bahkan mencap WHO telah mencoreng dan merusak  reputasi Negeri Paman Sam hingga menghina Washington.


“Pernyataan tersebut tidak benar. Sebagaimana terhadap setiap Negara Anggota, WHO selalu berupaya menjalin keterlibatan dengan Amerika Serikat dengan itikad baik dan dengan penuh penghormatan terhadap kedaulatannya,” lanjut pernyataan tersebut


AS resmi menarik diri dari WHO pada Kamis lalu. Langkah ini merealisasikan perintah eksekutif yang ditandatangani Presiden Donald Trump pada hari pertama masa jabatan periode keduanya tahun lalu yang berjanji mengeluarkan AS dari organisasi internasional tersebut.


Dalam pernyataan bersama Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Kesehatan Robert F Kennedy Jr yang dikenal anti-vaksin juga menyalahkan kegagalan WHO selama pandemic Covid-19 sebagai alasan utama penarikan diri AS dari organisasi tersebut.


Rubio dan Kenedy Jr juga mengklaim WHO kerap bertentangan dengan kepentingan AS terlepas dari seberapa banyak Negeri Paman Sam telah berkontribusi bagi organisasi tersebut.


Sementara itu, menurut sejumlah saksi, bendera AS telah dicopot dari depan kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss, Sejak Kamis, 22 Januari 2026.


Ketua Gates Foundation sekaligus tokoh filantropi global, Bill Gates, mengatakan kepada Reuters di Davos bahwa ia tidak berharap AS akan mengubah keputusan dalam waktu dekat. Gates mengatakan dirinya tetap akan mendorong agar AS bergabung kembali.

“Dunia membutuhkan Organisasi Kesehatan Dunia,” ujarnya.


Keputusan keluarnya AS dari WHO memicu krisis keuangan di tubuh organisasi tersebut. Apalagi, selama ini Negara Adidaya Tersebut penyumbang dana terbesar dengan kontribusi sekitar 18 persen dari total pendanaan organisasi.


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengalami krisis keuangan serius per Januari 2026 setelah Amerika Serikat resmi  berhenti mendanai organisasi tersebut. AS meninggalkan tunggakan iuran sekitar 260 juta dolar AS (Rp4,3 triliun).


Akibatnya, WHO terpaksa memangkas anggaran 2026-2027 sebesar 21 persen (menjadi USD 4,2 miliar). Organisasi itu terpaksa memangkas setengah jajaran manajemennya dan mengurangi berbagai program kerja. WHO juga akan mengurangi sekitar seperempat jumlah stafnya hingga pertengahan tahun ini. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemensos Data Korban & Kembali Kirim Bantuan untuk Korban Longsor Pasirlangu
• 5 jam laludetik.com
thumb
Peringati Hari Gizi Nasional, Ibas Tegaskan Gizi adalah Amanat Konstitusi
• 8 jam laludetik.com
thumb
Menteri KKP Trenggono Pingsan saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Pesawat ATR 42-500
• 11 jam lalumerahputih.com
thumb
Menekraf Perluas Jejaring Pelaku Ekonomi Kreatif untuk Tembus Pasar Global
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Pengungsi Longsor Cisarua Butuh Perhatian Khusus
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.