Penulis: Ambi
TVRINews, Kabupaten Lombok Tengah
Warga Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdampak bencana banjir masih sangat membutuhkan bantuan obat-obatan dan fasilitas kesehatan.
Banjir yang melanda sejak Selasa, 20 Januari hingga Jumat, 23 Januari 2026, menyebabkan sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan akibat lingkungan yang tidak sehat pascabanjir.
Beberapa warga dilaporkan mengalami gatal-gatal pada kulit serta meriang setelah rumah mereka terendam air selama berhari-hari. Kondisi tersebut diperparah oleh keterbatasan akses menuju layanan kesehatan karena lokasi desa yang cukup jauh dari puskesmas maupun rumah sakit.
Kepala Desa Bangket Parak, Genah Genuh, menyampaikan bahwa hingga Jumat malam tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, ia menekankan kebutuhan mendesak akan layanan medis bagi warganya.
“Kondisi kesehatan warga mulai menurun, sementara akses ke fasilitas kesehatan sangat terbatas. Kami berharap Dinas Kesehatan segera menurunkan tim medis untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan darurat,” ujar Genah Genuh, Minggu, 25 Januari 2026.
Keterbatasan layanan kesehatan juga dirasakan langsung oleh warga terdampak. Seorang warga Dusun Pasung, Rentok mengungkapkan rumahnya terendam selama tiga hari sehingga ia dan keluarganya kehabisan persediaan makanan dan tidak memperoleh pertolongan medis.
“Selama rumah terendam, kami tidak bisa ke mana-mana. Sampai sekarang saya masih meriang dan belum mendapatkan obat,” tutur Rentok.
Meski air banjir telah surut, kondisi rumah warga masih lembap dan sebagian area tergenang, memaksa sejumlah keluarga mengungsi ke rumah kerabat yang berada di lokasi lebih tinggi. Selain persoalan kesehatan, banjir juga menghentikan aktivitas belajar anak-anak sejak hari pertama kejadian.
Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah, sementara perabotan hanyut terbawa arus, sehingga memperberat kondisi kemanusiaan warga yang sempat terisolasi selama beberapa hari.
Editor: Redaksi TVRINews




