BANDUNG, KOMPAS.TV - Kakansar Bandung Ade Dian Permana menyatakan petugas masih mencari 80 orang yang hilang akibat longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), Minggu (25/1/2026).
Jumlah tersebut berdasarkan laporan awal yang diterima pihaknya. Ade menyebut pihaknya telah menyerahkan 24 kantong jenazah kepada Polda Jabar per Minggu sore. Namun, dia mengatakan tim SAR belum bisa memberi keterangan mengenai jumlah korban meninggal.
"Kami hanya bisa memberikan informasi terhadap (jumlah) kantong jenazah, total sampai 16.00 WIB ada 24 kantong yang kami serahkan ke DVI (Disaster Victim Identification) Polda Jabar," kata Ade dalam program Kompas Petang KompasTV, Minggu.
"Dalam proses identifikasi untuk mengetahui identitas korban tersebut. Jumlah korban dalam pencarian 80, berdasarkan laporan awal."
Baca Juga: Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat
Ade menambahkan, petugas sempat menghentikan proses pencarian karena terjadi longsor susulan. Untuk mengatisipasi longsor susulan, Ade menyebut pihaknya telah menerjunkan safety officer ke lokasi pencarian.
Selain itu, Ade menyebut terjadi hujan di lokasi longsor yang menghambat pencarian. Tim SAR pun memutuskan menghentikan sementara pencarian per Minggu pukul 16.00 WIB.
"Kami hentikan proses pencarian di jam 16.00 karena melihat situasi kondisi di lapangan, terjadi hujan ringan, jadi untuk keselamatan tim kami hentikan sambil proses evaluasi untuk operasi besok," kata Ade.
Longsor terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Sabtu dini hari (24/1/2026). Longsor mengakibatkan puluhan rumah tertimbun material tanah dan puluhan orang hilang.
Longsor diduga akibat hujan deras berintensitas tinggi dan kondisi struktur tanah yang labil.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- longsor cisarua
- longsor bandung barat
- korban longsor bandung barat
- cisarua
- kakansar bandung
- longsor




