JAKARTA, KOMPAS.com – Tim SAR gabungan menduga tubuh remaja berinisial EF (19) yang hanyut di Kali Ciliwung, Kampung Melayu, Jakarta Timur, tersangkut di bawah tumpukan sampah yang menggenang di aliran sungai.
Dugaan ini muncul setelah petugas menyisir aliran kali hingga ke wilayah Jakarta Barat pada hari kedua pencarian, Minggu (25/1/2026), tetapi belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban di permukaan air.
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) BPBD Jakarta Selatan, Sukendar, mengatakan bahwa berdasarkan pengamatan visual di lapangan, terdapat beberapa titik tumpukan sampah yang cukup tebal di sepanjang rute pencarian.
Baca juga: Pencarian Remaja yang Hanyut di Kali Ciliwung Dilanjutkan Besok Pagi
"Untuk titik utama pencarian kami besok pagi ada di empat titik tumpukan sampah yang memang agak tebal," kata Sukendar saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu sore.
Material sampah yang menumpuk di badan sungai tersebut dicurigai menghambat laju hanyutnya korban atau menutupi tubuh korban sehingga tidak terlihat oleh tim yang melakukan penyisiran menggunakan perahu karet.
Oleh karena itu, hari ketiga operasi pencarian pada Senin (26/1/2026) besok akan fokus untuk membongkar titik-titik sampah tersebut.
"Jadi malam ini kami berkoordinasi dengan tim SAR gabungan dan instansi terkait untuk langkah-langkah penguraian tumpukan sampah yang kami duga korban tertimbun sampah," kata Sukendar
.Baca juga: Tim SAR Perluas Area Pencarian Remaja Hanyut Terbawa Arus di Kali Ciliwung
Empat titik sampah yang menjadi fokus operasi tersebut tersebar di sepanjang aliran Ciliwung, mulai dari lokasi kejadian di Kampung Melayu hingga menuju ke arah Season City, Jakarta Barat.
Sukendar memastikan operasi pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi setelah dihentikan sementara pada Minggu petang karena kondisi gelap.
"Sementara pencarian sampai dengan sore ini masih nihil dan akan dilanjut esok pagi pukul 06.00 WIB dari LKP (Last Known Position) titik nol," ucap dia.
Remaja hanyut di Kali CiliwungSebelumnya diberitakan, seorang remaja laki-laki berinisial EF (19) dilaporkan hanyut terbawa arus di aliran Kali Ciliwung, tepatnya di kawasan Gang Ambon, Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Sabtu (24/1/2026).
Kepala Satuan Perugas (Kasatgas) BPBD Jakarta Timur, Ali Kojin, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu siang sekitar pukul 13.30 WIB.
Saat kejadian, EF sedang berenang di aliran Kali Ciliwung bersama teman-temannya.
"Berdasarkan keterangan saksi yang juga teman korban, saat itu korban sedang bersama enam orang teman lainnya," ujar Ali.
Namun, EF kemudian tenggelam dan hanyut terseret arus kali yang sedang berada dalam kondisi deras.
Baca juga: Remaja Hanyut di Kali Ciliwung, Terbawa Arus Saat Berenang
Ali menjelaskan, pada hari pertama kejadian, Sabtu kemarin, pencarian difokuskan secara visual darat serta penyisiran dari lokasi kejadian hingga Pintu Air Manggarai.
"Pada hari pertama, kami sudah melakukan pencarian menggunakan dua unit perahu LCR dari Damkar sampai ke Pintu Air Manggarai, namun korban belum ditemukan," kata Ali.
Memasuki hari kedua operasi Search and Rescue (SAR) pada Minggu hari ini petugas menyisir aliran sungai dari titik kejadian hingga masuk ke wilayah Jakarta Barat.
"Hari ini masuk pencarian hari kedua. Kami mengerahkan lima perahu karet untuk menyisir dari titik lokasi kejadian sampai dengan Season City, Jakarta Barat," ujar Ali.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483166/original/068496900_1769336653-IMG-20260125-WA0011.jpg)