BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk hari Senin, 26 Januari 2026. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan karena dominasi hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia. Fenomena ini meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara masif di wilayah selatan ekuator.
- Status Waspada: Mayoritas Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
- Ancaman Bencana: Banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang.
- Faktor Pemicu: Siklon Tropis Luana & Monsun Asia.
Berdasarkan data terbaru BMKG, berikut adalah wilayah yang diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir:
Baca juga : Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Meluas Awal 2026 13–19 Januari 2026, Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem
Pulau / Wilayah Provinsi Terdampak Sumatera Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung Jawa & Bali Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali Nusa Tenggara Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) Kalimantan Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan Maluku & Papua Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Selatan Waspada Angin KencangSelain curah hujan tinggi, BMKG juga menyoroti potensi angin kencang yang dapat membahayakan aktivitas pelayaran dan penerbangan, serta risiko pohon tumbang di darat. Wilayah yang perlu siaga meliputi:
- Banten
- Kepulauan Bangka Belitung
- Kepulauan Riau
- Maluku & Maluku Utara
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Sulawesi Selatan
Menghadapi potensi cuaca ekstrem awal pekan ini, masyarakat diimbau untuk:
- Memastikan saluran air/drainase tidak tersumbat untuk mencegah banjir genangan.
- Menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat angin kencang.
- Nelayan dan operator kapal diharap memantau update tinggi gelombang laut secara berkala.
- Selalu sedia payung atau jas hujan bagi pengendara roda dua.
Disclaimer: Prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dinamika atmosfer. Pantau terus aplikasi InfoBMKG untuk data real-time.
(Cah/P-3)

