Komandan Garda Revolusi: Iran Siap Tarik Pelatuk Hadapi Serangan Militer AS

okezone.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA — Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Jenderal Mohammad Pakpour, memperingatkan bahwa Republik Islam itu siap menghadapi agresi Amerika Serikat (AS) atau Israel dengan “jari di pelatuk”. Peringatan ini disampaikan tak lama setelah Teheran berhasil mengendalikan protes massal yang telah berlangsung selama beberapa minggu.

Demonstrasi massal di Iran meletus pada akhir Desember karena inflasi yang meningkat dan runtuhnya mata uang nasional, dengan cepat berubah menjadi kerusuhan kekerasan yang disertai tuntutan politik. Menurut otoritas Iran, kekerasan selama beberapa minggu telah menewaskan setidaknya 3.000 orang, dengan Teheran menuduh AS dan Israel menghasut kekacauan tersebut.

Presiden AS Donald Trump telah beberapa kali mengancam Teheran, bahkan pernah mengatakan kepada para demonstran Iran bahwa “bantuan sedang dalam perjalanan.”

Baca Juga :
Dubes Iran Ungkap Intelijen Asing Jadi Dalang Kerusuhan

Dikutip Nournews pada Sabtu (24/1/2026), Pakpour memperingatkan bahwa musuh-musuh Teheran akan menanggung konsekuensi “menyakitkan” di tangan pasukan Iran jika terjadi serangan. Jenderal itu juga memperingatkan AS dan Israel agar tidak melakukan “kesalahan perhitungan” dan berjanji akan memberikan “nasib yang menyakitkan dan disesalkan” kepada setiap calon agresor.

IRGC “lebih siap dari sebelumnya, siap menembak” untuk membela Iran, tegasnya, sebagaimana dilansir RT.

Setelah berulang kali mengancam akan menggunakan kekuatan militer terhadap Iran, Presiden Trump tampaknya sedikit meredam retorikanya akhir pekan lalu, dengan mengklaim bahwa ia telah “meyakinkan” dirinya sendiri untuk tidak menyerang negara tersebut. Pernyataan itu menyusul beberapa laporan yang menunjukkan bahwa serangan militer AS terhadap Republik Islam akan segera terjadi.

Baca Juga :
Iran Peringatkan AS: Jangan Sentuh Khamenei

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Analisis Filosofis terhadap 12 Ketentuan Problematis dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Baru (UU No. 1 Tahun 2023)
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Cetak Rekor Baru, PO Album Baru BTS Arirang Tembus 4 Juta Copy
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
JK: 75 Persen Masjid di Indonesia Perlu Perbaikan Sistem Pengeras Suara
• 13 jam laluidntimes.com
thumb
Tiket Pesawat ke Thailand Sudah Dibeli, Keanu Agl Ratapi Janji Manis Lula Lahfah yang Tak Sempat Terwujud
• 13 jam lalugrid.id
thumb
12 Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak di Bogor, Jalan Penghubung Desa Retak
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.