Waspada Hoaks! GERD Disebut Bisa Sebabkan Serangan Jantung dan Kematian, Begini Faktanya

tvonenews.com
16 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Belakangan ini banyak beredar di media sosial klaim bahwa penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dapat menyebabkan serangan jantung hingga kematian mendadak.

Informasi tersebut tentu membuat banyak orang panik, terutama mereka yang sering mengalami keluhan nyeri dada atau sesak napas saat asam lambung naik. Namun, benarkah GERD bisa menyebabkan kematian karena serangan jantung?

Dalam wawancara eksklusif bersama dr. Bobby Arfhan Anwar, Sp.JP (K), seorang spesialis jantung dan pembuluh darah, dijelaskan bahwa hingga saat ini GERD tidak termasuk faktor risiko penyakit jantung.

“Sampai saat ini, dalam praktik klinis sehari-hari para dokter jantung dan pembuluh darah, GERD tidak dimasukkan ke salah satu faktor risiko seseorang untuk menderita penyakit jantung,” ujar dr. Bobby kepada tvOnenews.com.

Ia menambahkan bahwa faktor risiko utama penyakit jantung yang terbukti secara medis meliputi hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan kebiasaan merokok.

Sementara GERD, meskipun bisa menimbulkan gejala yang mirip dengan serangan jantung, tidak menyebabkan kerusakan pada organ jantung.

“Berbeda dengan hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi yang memang sudah terbukti secara studi berkaitan erat dengan risiko penyakit jantung. GERD sampai saat ini belum dimasukkan ke dalam kriteria yang sama seperti faktor risiko tadi,” tambahnya.

Mengapa GERD Sering Disangka Serangan Jantung

Banyak orang mengira mereka terkena serangan jantung ketika mengalami nyeri dada akibat asam lambung naik.

Menurut dr. Bobby, hal ini disebabkan oleh posisi anatomi esofagus (kerongkongan) yang berada di tengah dada, sangat dekat dengan jantung.

“GERD artinya ada reflux atau aliran balik asam lambung ke esofagus. Esofagus itu berada di tengah dada, sehingga seseorang yang mengalami GERD akan merasakan rasa panas atau nyeri di bagian tengah dada, lokasi yang sama dengan nyeri akibat jantung,” jelasnya.

Akibatnya, banyak pasien yang khawatir mengalami serangan jantung, padahal setelah dilakukan pemeriksaan EKG (rekam jantung) dan evaluasi medis lainnya, jantung mereka terbukti sehat.

Namun, dr. Bobby juga mengingatkan bahwa hal sebaliknya bisa terjadi, serangan jantung justru disangka sakit maag.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dua Bulan Berlalu, Trauma Banjir Bandang Masih Hantui Warga Aceh Tengah
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemkab Takalar Luncurkan Program Logo “Takalar Cepat” Simbol Implementasi Program
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Kapolri Sudah Sosialisasi Masif KUHP-KUHAP Baru demi Tingkatkan Pemahaman
• 3 jam laludetik.com
thumb
Gugur saat Bertugas, Tiga ASN KKP Naik Pangkat Anumerta dan Anak Dapat Beasiswa
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Sinopsis Drama China The Inner Eye, Kisah Pengacara Tangguh Hadapi Konflik Hukum dan Moralitas
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.