GenPI.co - BMKG menyebut ada potensi hujan lebat mengguyur wilayah Bandung dan sekitarnya, selama satu pekan ke depan.
Kepala Stasiun BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan potensi ini, karena tengah masa puncak musim hujan.
Dia menekankan kondisi tersebut, harus menjadi perhatian serius untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan bencana di wilayah rawan longsor.
“Kami memperkirakan, hujan intensitas lebat berlangsung satu pekan depan. Sebab, masa puncak musim hujan,” katanya dikutip dari Antara, Senin (26/1).
Teguh menyampaikan pihaknya melakukan modifikasi cuaca di Bandara Husein Sastranegara.
Langkah tersebut, dimaksudkan untuk menekan intensitas curah hujan di wilayah terdampak bencana.
BMKG mengimbau kepada warga dan petugas, mengikuti perkembangan informasi. Sebab, ada potensi cuaca ekstrem yang bisa memicu longsor susulan.
“Kami masih mempunya kekhawatiran, kemungkinan longsor susulan. Tanah di beberapa wilayah, sudah jenuh air. Ini disebabkan, hujan terus-menerus,” ujarnya.
Sementara itu, Kantor SAR Bandung menyebut total ada 25 korban yang telah ditemukan. Jenazah, telah diserahkan ke DVI Polri.
Basarnas menyatakan proses pencarian pada Minggu (25/1) terkendala hujan, sehingga dihentikan pukul 16.00 WIB.
SAR menyampaikan proses pencarian terhadap sekitar 65 korban yang dinyatakan hilang, dilanjutkan Senin (26/1). (ant)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:





