Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Titi Anggraini: Transaksi Abu-Abu Bisa Meningkat

okezone.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD yang justru berpotensi memperbesar biaya politik. Pilkada tidak langsung juga membuka peluang terjadinya transaksi di ruang gelap yang sulit diawasi publik.

“Memilih Pilkada tidak langsung justru membuat ancaman politik biaya tinggi malah bisa lebih buruk karena ruang-ruang transaksi ilegal yang tidak bisa diawasi masyarakat, yang ada di ruang abu-abu semakin terbuka,” ujar Titi saat ditemui di Jakarta Selatan, Minggu (25/1/2026).

Baca Juga :
Legislator Syafi Djohan Ingatkan Pencegahan Narkoba saat Rapat Paripurna DPRD DKI

Bila bicara soal Pilkada, Titi mengakui memang saat ini banyak hal yang harus dibenahi dari sistem pemilihan kepala daerah, tetapi bukan berarti menghilangkan hak rakyat untuk memilih pemimpinnya. Sebab, konstitusi telah menegaskan mekanisme Pilkada hanya tersedia secara langsung atau dipilih oleh rakyat.

“Pembenahan itu berkaitan dengan tata kelolanya, mulai dari mekanisme pencalonan yang lebih terbuka, transparan, dan murah. Karena ternyata selama ini banyak biaya-biaya ilegal, biaya-biaya di ruang abu-abu yang tidak tersentuh akuntabilitas penegakan hukum,” ucap dia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Immanuel Ebenezer Ngaku Siap Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 26 Januari 2026, Cek Lokasi Terdekat!
• 10 jam laludisway.id
thumb
Jaecoo J5 EV Pakai Price Lock Insurance, Harga Aman Meski Insentif Dicabut
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
6 Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Bakal Dibuka, Cek Jadwal dan Link Aksesnya
• 1 jam laludisway.id
thumb
Dulu Tersangka, Kini Pelapor: Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana Laporkan Kuasa Hukum Roy Suryo
• 1 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.