Fadli Zon Menteri Kebudayaan mendorong pemanfaatan Candi Jabung di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur sebagai ruang aktivitas budaya, seperti festival dan pertunjukan seni berbasis tradisi setempat.
“Pelestarian cagar budaya perlu disertai dengan pemanfaatan yang terencana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan agar kawasan tetap terjaga dan memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Fadli saat berada di Probolinggo, Minggu (25/1/2026).
Fadli Zon menyebut kawasan Candi Jabung bisa dimanfaatkan untuk kegiatan memajukan kebudayaan yang melibatkan masyarakat lokal.
Selain itu juga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, tanpa melupakan upaya memperkuat perlindungan situs.
Menurutnya pengembangan harus melibatkan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan kawasan cagar budaya. Belakangan pelestarian cagar budaya terhambat perilaku vandalisme dan kondisi di sekitar lingkungan kawasan.
“Candi Jabung berada di wilayah pesisir. Paparan angin laut yang membawa kandungan garam perlu mendapat perhatian khusus dalam upaya pelestarian,” ujarnya.
Melansir Antara, pengelolaan cagar budaya harus adaptif dan mempertimbangkan aspek geografis dan lingkungan setempat. Selain wisata budaya dan sejarah, potensi wisata spiritual dan religi juga dinilai dapat dikembangkan. Potensi wisata kuliner khas Probolinggo disebut dapat menjadi bagian dari pengelolaan kawasan.
Menanggapi hal ini, Endah Budi Heryani Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur memastikan pemanfaatan Candi Jabung akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah daerah, pemerintah desa, dan komunitas setempat akan terlibat dalam pengembangan tersebut.
Mengenal Candi Jabung di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur
Candi terdiri dari tiga bagian candi yaitu kaki, tubuh, dan atap candi. Kaki candi bertingkat tiga dan tubuh candi berada pada tingkat teratas dari kaki candi.
Pada kaki candi tingkat pertama terdapat hiasan medalion, pilaster berhias motif binatang, dan motif daun menghias bingkai candi. Kaki teras ketiga terdapat relief cerita Sri Tanjung yang menggambarkan figur seorang perempuan sedang naik seekor ikan. Kisah Sri Tanjung bernuansakan Hindu-Saiwa, karena adanya peran Ra Nini atau Dewi Uma.
Candi Jabung. Foto: Indonesia KayaBagian tubuh Candi Jabung terdapat keunikan, yaitu berbentuk silinder dengan pintu di sebelah barat. Kepala kala di atas bingkai pintu dihubungkan dengan sepasang naga di bagian bawah.
Sedangkan atap hanya tersisa beberapa bagian, kemungkinan besar bentuk awalnya berupa stupa.
Candi Jabung bernafaskan agama Buddha Mahayana. Candi ini memiliki keistimewaan, yaitu satu-satunya bangunan candi zaman Majapahit yang tubuhnya berbentuk silindris, yang pada beberapa sisinya diperkuat dengan pilaster sebagai paduraksa. (ant/lea/iss)




