Dapur Umum Longsor Cisarua Produksi 4.500 Paket Makanan Setiap Hari

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bandung Barat: Dapur umum lapangan yang didirikan Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial memproduksi sekitar 4.500 paket makanan per hari. Paket makanan tersebut diproduksi untuk memenuhi kebutuhan pengungsi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan bahwa dapur umum yang berlokasi di SDN 1 Pasirlangu tersebut melayani kebutuhan konsumsi pengungsi. Setiap hari, dapur umum menyediakan tiga kali makan selama masa tanggap darurat.

"Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi serta mendukung proses pencarian dan penanganan korban bersama pemerintah daerah dan unsur terkait," katanya, dikutip dari Antara, Senin, 26 Januari 2026. 
 

Baca Juga :

Pengungsi Longsor Cisarua Bertambah Jadi 680 Orang

Kementerian Sosial mengkonfirmasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Cisarua sekitar pukul 02.00 WIB pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kondisi tanah yang jenuh air di kawasan lereng curam menyebabkan pergerakan tanah yang menimpa permukiman warga.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 498 jiwa mengungsi dan ditampung di aula Kantor Desa Pasirlangu hingga Minggu malam, 25 Januari 2026. Selain itu, tercatat 34 kepala keluarga atau 113 jiwa terdampak langsung, dengan sekitar 30 unit rumah warga di Kampung Pasirkuning dan sekitarnya rusak.

Bantuan yang juga disalurkan Kementerian Sosial meliputi tenda serbaguna, tenda keluarga, kasur, selimut, makanan siap saji, lauk pauk siap saji, makanan anak, family kit, kids ware, serta paket sandang anak dan dewasa.


Lokasi longsor di Cisarua, Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan


Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana melalui Surat Keputusan Nomor 100.3.3.2/Kep.25-BPBD/2026 yang berlaku mulai 24 Januari hingga 6 Februari 2026.

Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, Dinas Sosial, Tagana, dan unsur terkait lainnya masih melanjutkan pencarian korban hilang serta penanganan dampak bencana di lokasi kejadian.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BGN Ingatkan SPPG Tak Boleh Paksa Sekolah yang Tolak MBG
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Indonesia Masters 2026: Raymond/Joaquin Gagal Juara, Angin Lapangan Jadi Kendala
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Pandemi Jadi Titik Awal Budi Herawan Bangun Asuransi dari Nol
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kronologi 5 Oknum TNI AL Keroyok Guru di Talaud hingga Massa Geruduk Mako Lanal
• 3 jam laludetik.com
thumb
Kapten Popsivo Polwan Bongkar Alasan Timnya Kalah dari Jakarta Livin Mandiri
• 12 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.