Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan Indonesia menempati peringkat ke-19 dari 140 negara dalam penilaian Law and Order Index versi Global Safety Report Gallup 2025.
Hal itu disampaikan Listyo Sigit dalam rapat kerja Komisi III DPR dan Kapolda se-Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1).
Penilaian tersebut didasarkan pada survei yang dilakukan pasca peristiwa demo berujung kericuhan pada Agustus–September 2025.
“Berdasarkan Global Safety Report Gallup yang melaksanakan survei pada tanggal 18 September 2025, pasca terjadinya peristiwa yang terjadi di bulan Agustus-September. Alhamdulillah terkait penilaian Law and Order Index, Indonesia berada di ranking 19 dari 140 negara dengan nilai 89,” jelas Sigit.
Selain itu, Sigit juga memaparkan hasil survei terkait rasa aman masyarakat saat beraktivitas di malam hari. Menurutnya, mayoritas responden menyatakan merasa aman.
Tak hanya survei internasional, Sigit turut menyinggung hasil survei nasional yang dirilis Litbang Kompas pada November 2025 terkait tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga negara.
“Litbang Kompas juga kemudian merilis pada bulan November 2025. Dari survei tersebut, Polri menjadi salah satu lembaga negara yang paling dipercaya dan berada pada posisi peringkat ketiga. Dan menjadi lembaga penegak hukum paling dipercaya pada peringkat satu,” jelasnya.
Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan menjadi tanggung jawab bersama untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Tentunya pencapaian ini menjadi kerja keras bagi kita semua untuk terus menjaga, mempertahankan, dan meningkatkan,” ungkap dia.
Sigit juga memaparkan evaluasi kinerja Polri sepanjang 2025 serta gambaran rencana kerja ke depan.
“Kemudian terkait dengan evaluasi capaian kinerja tahun 2025, indikator keberhasilan, rencana kerja dan grand strategy serta target-target capaian pada tahun 2026,“ jelas Sigit.
“Capaian kinerja Polri tahun 2026 terbagi dalam enam sasaran strategis dan 17 indikator kinerja. Yang saat ini mencapai rata-rata 91,54 persen dengan kategori sangat baik. Dan ini dikeluarkan oleh kementerian terkait,” lanjutnya.




