Pedro Matos gelandang baru Persebaya mengaku langsung punya chemistry bagus dengan Francisco Rivera dan Bruno Moreira, setelah melakoni laga perdananya lawan PSIM Yogyakarta.
“Saya merasa punya chemistry yang bagus dengan Rivera. Bersama dia dan Bruno, kami bisa memainkan bola dan mencari ruang-ruang kosong,” katanya di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1/2026) malam.
Pedro Matos mengaku, chemistry yang terbangun itu membuat dirinya bisa bergerak menguasai bola, menerima bola, dan memberi operan yamg matang kepada rekan setim.
“Meskipun saya bisa bermain sebagai pemain nomor 10 seperti Rivera, saya juga bisa berperan sebagai nomor 8. Bagi saya itu hal yang normal, dan sangat menyenangkan bisa bermain bersama pemain-pemain berkualitas,” ucapnya.
Dalam laga lawan PSIM, Pedro Matos masuk menggantikan Gali Freitas pada menit ke-70. Pemain berkebangsaan Portugal itu langsung membantu Persebaya dalam membangun serangan. Skuad Bajul Ijo saat itu sukses membungkam tuan rumah PSIM dengan skor mencolok 3-0.
“Saya merasa luar biasa. Ini adalah debut yang bagus, kami melakukan pekerjaan yang sangat baik melawan tim yang sulit,” tuturnya.
Menurutnya, skuad Bajul Ijo mampu memanfaatkan setiap kesempatan dslam laga tersebut, meski Persebaya berulang kali mendapat gempuran.
“Kami cukup akurat dalam memanfaatkan peluang untuk mencetak gol. Ketika permainan mulai sedikit terbuka, kami berhasil mencetak gol kedua dan ketiga untuk menyudahi pertandingan,” ucapnya.
Pedro berharap, ia dan rekan setim bisa tampil bagus lagi di laga lanjutan. Persebaya dijadwalkan akan meladeni Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pada Minggu (1/2/2026) mendatang.
“Untuk pertandingan berikutnya, saya harap semuanya berjalan lancar lagi dan kami bisa meraih tiga poin. Itulah hal yang paling penting,” pungkasnya.(ris/bil/iss)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483239/original/024322200_1769346996-Hasto_PDIP.jpeg)

