Sejumlah petugas gabungan melakukan pengerukan sedimentasi lumpur di Kali Sepak, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (26/1). Pengerukan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mempercepat surutnya air, sekaligus mengurangi potensi banjir di kawasan tersebut.
Kali Sepak diketahui menjadi muara dari beberapa aliran kali, sehingga kerap mengalami pendangkalan akibat sedimentasi lumpur. Kondisi tersebut dinilai menghambat kelancaran aliran air, terutama saat curah hujan tinggi.
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 200 unit ekskavator yang disebar di lima wilayah Jakarta guna menangani normalisasi kali dan saluran air. Upaya ini merupakan bagian dari langkah terpadu pemerintah daerah dalam mengantisipasi banjir di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, pengerukan kali harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia telah menginstruksikan jajaran terkait agar normalisasi sungai dan saluran air dilakukan secara rutin dan konsisten.




