Manajer mendiang Lula Lahfah, Adita Baskara alias Arra, hadir di Polres Metro Jakarta Selatan memenuhi undangan klarifikasi terkait meninggalnya Lula.
Arra hadir sekitar pukul 10.00 WIB dengan didampingi oleh kuasa hukumnya. Mereka masuk ke ruang pemeriksaan tanpa memberikan banyak keterangan kepada awak media.
Pemeriksaan manajer Lula Lahfah berlangsung cukup lama hingga jam makan siang. Kepada awak media, manajer Lula meminta doa.
"Maaf ya, maaf. Aman, doakan aja yang baik-baik. Lancar semuanya, ya," kata Arra, Senin (26/1).
Polisi Sudah Klarifikasi Enam Saksi Terkait Meninggalnya Lula LahfahDikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan, pihaknya sudah memeriksa enam saksi, salah satunya manajer Lula.
"Sampai saat ini kami sudah memeriksa atau mengklarifikasi enam saksi yang sudah ada di TKP juga pada saat itu," tutur Iskandarsyah.
Adapun Lula ditemukan meninggal dunia di kamar sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1) malam.
Awalnya, asisten rumah tangga (ART) curiga Lula tidak merespons dari pagi hingga petang.
ART lalu melapor ke petugas keamanan apartemen dan membuka pintu kamar yang terkunci. Pintu kamar dibuka paksa oleh teknisi apartemen sekitar pukul 17.50 WIB, dan Lula ditemukan sudah tidak bernyawa
Berdasarkan pendalaman sementara, polisi menemukan riwayat penyakit yang cukup serius pada diri Lula Lahfah. Tidak ada tanda kekerasan dan polisi terus menyelidiki seputar kematian Lula.
Jenazah Lula telah dimakamkan pada Sabtu (24/1) di TPU Rawa Terate.




