Asep 3 Hari Gali Lumpur Cari Anaknya yang Ditelan Longsor Cisarua

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Bandung Barat -

Puluhan orang masih dicari imbas longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Salah satunya adalah Tasya (17), putri dari Asep Heri (45) yang ikut turun tangan dalam pencarian.

Jas hujannya penuh noda lumpur. Asep Heri (45), duduk selonjoran melepas lelah, peluh mengucur namun terserap oleh kain bandana yang menutupi kepalanya. Tangannya sibuk memegang rokok dan segelas kopi.

Sesekali ia menyeruput kopi hitam yang dibuatkan oleh istrinya. Dia duduk di atas rumput, tepat di tepian lokasi longsor Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Baca juga: Suara Minta Tolong dan Kampung yang Hilang dalam Semalam di Cisarua

Sudah tiga hari, Asep meninggalkan rumahnya di Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung. Ia bertaruh dengan waktu dan keselamatan dirinya, demi menemukan tubuh sang anak, Tasya (17) yang disinyalir tertimbun di bawah lumpur.

Asep sedang berduka, namun rasa sedih itu ia salurkan pada kekuatan dalam pencarian Tasya. Selain anaknya, ada juga keluarga saudaranya, Deni dan Ani, yang juga jadi korban longsor dahsyat dari bukit di kaki Gunung Burangrang pada Sabtu (24/1).

Asep turun tangan langsung, ia sekuat tenaga menggali lumpur di titik yang ia yakini dulunya berdiri rumah saudaranya itu. Di hari kejadian, anaknya sedang menginap di rumah saudaranya sejak beberapa hari sebelum kejadian.

"Ya saya langsung mencari sendiri, ingin cepat menemukan tubuh anak saya, Tasya," kata Asep yang terlihat tegar saat berbincang dengan detikJabar, Senin (26/1/2026).

Baca juga: Sekeluarga Korban Longsor di Cisarua Ditemukan Tewas Berangkulan

Cuma bermodalkan tangan dan cangkul. Perjuangan kerasnya berbuah hasil. Di hari Minggu, ia menemukan jasad Deni, Ani, bersama keponakannya. Bahagia namun tetap sedih karena anaknya sendiri justru belum ditemukan.

"Ya alhamdulillah-nya, saudara sama keponakan saya sudah ketemu. Tadi dibantu sama petugas juga setelah badannya ketemu. Itu kayaknya di kedalaman 2 meteran," kata Asep.

Ia menyaksikan bagaimana kasih sayang seorang ibu demi melindungi anaknya. Jasad Ani ditemukan dalam kondisi tertelungkup setengah bersujud, seperti melindungi keponakannya. Sementara Deni, ditemukan di sampingnya dengan jarak sekitar 1 meteran.

"Jadi almarhumah Ani itu melindungi anaknya, anak Ani ditemukan masih bersih. Rambutnya bersih, kemudian HP dia juga masih aktif. Kalau Deni di sampingnya," kata Asep.

Baca selengkapnya di sini




(idh/imk)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Komisi I DPR: Tidak untuk Ikut Tempur
• 1 jam laludetik.com
thumb
Korban Pesawat ATR, Pegawai KKP Ferry Irawan Dimakamkan dengan Upacara Kedinasan
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Pembukaan Perdagangan IHSG Rebound ke Level 9.029, Investor Mulai Optimis Usai Koreksi Beruntun
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Trump Mengungkap Senjata Misterius yang Langsung Melumpuhkan Rudal Tiongkok dan Rusia
• 2 jam laluerabaru.net
thumb
Dua Polisi Gugur Tertabrak Truk TNI, DPR Dorong Investigasi Menyeluruh
• 18 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.