BEKASI, DISWAY.ID - Curah hujan yang mengguyur Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi mengakibatkan Perumahan Nebraska Terrace terendam banjir bak danau.
Hal tersebut terlihat dari sekira 800 unit rumah perumahan tersebut terendam air membuat kurang lebih 400 kepala keluarga memilih mengungsi.
BACA JUGA:Lucky Widja Element Sakit TB Ginjal, Ternyata Kuman Tuberkulosis Bisa Gerogoti Ginjal
BACA JUGA:Polisi Ungkap Kronologi Kematian Lula Lahfah, Sempat Terdengar Erangan Kesakitan Sebelum Ditemukan
Warga Perumahan Nebraska Terrace, Arul mengatakan bahwa kejadian ini menjadi kali kelima mereka merasakan banjir.
Menurut Arul, developer sebelumnya sempat menjanjikan bahwa perumahan Nebraska Terrece terbebas dari banjir.
Namun, kenyataannya berbeda. Pasalnya, pada Sabtu, 24 Januari 2026, ketinggian permukaan air di perumahan itu sempat mencapai 2 meter.
Bahkan, masyarakat setempat pernah merasakan terkena banjir dua kali dalam satu minggu.
BACA JUGA:Profil Zhang Youxia Jenderal China yang Diduga Bocorkan Rahasia Nuklir ke AS, Langsung Dipecat Xi Jinping!
BACA JUGA: Muktamar ke-35 NU: KH Said Aqil Siroj Salah Satu yang Memenuhi Kriteria Ideal Rais Aam
"Dari awal beli rumah, kita dijanjikan bebas banjir. Tapi kenyataannya, sudah lima kali kejadian seperti ini," jelas Arul di Bekasi.
Bagi Arul, peristiwa ini bukan semata-mata kondisi cuaca yang ekstrem saja. Melainkan, adanya luapan kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) yang meluap.
Disisi lain, kurangnya kesiapan sistem drainase, tanggul, dan posisi perumahan yang berada dekat aliran kali CBL.
"Tanggul di sini tipis, pagar pembatas juga jebol. Aliran air dari perumahan sekitar semuanya ke sini. Artinya, perencanaannya memang bermasalah," ungkap Arul.
Ia juga menyoroti buruknya perencanaan kawasan. Aliran air dari perumahan sekitar justru bermuara ke Nebraska Terrace, sehingga kawasan itu menjadi titik terendah penampungan air.
- 1
- 2
- »




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5312823/original/003838700_1754975505-Screen_Shot_2025-08-12_at_12.01.05.jpg)