BMKG melansir peringatan dini hujan wilayah Jabodetabek untuk Selasa (27/1) besok. Hujan di Jakarta berstatus level SIAGA (hujan lebat-sangat lebat), sedangkan Kabupaten Bekasi berstatus level AWAS (hujan sangat lebat-ekstrem).
Peringatan dini hujan level SIAGA (Oranye) berlaku untuk Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kab Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kep Seribu, Kota Bekasi, dan Kota Depok.
Untuk level SIAGA, potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa: banjir, banjir bandang, dan longsor yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, layanan publik, dan infrastruktur.
Sedangkan level AWAS (Merah), potensi dampak bencana hidrometeorologi meluas berupa: banjir, banjir bandang, dan longsor yang menyebabkan terhentinya layanan publik, kerusakan signifikan infrastruktur, serta berisiko terhadap keselamatan.
Berikut peringatan dini hujan 27 Januari 2026 untuk Jabodetabek selengkapnya:
WASPADA (Hujan Sedang - Lebat)
Kab. Bogor, Kota Bogor
SIAGA (Hujan Lebat-Sangat Lebat)
Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kab Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kep Seribu, Kota Bekasi, Kota Depok
AWAS (Hujan Sangat Lebat-Ekstrem)
Kab Bekasi
Peringatan Dini Angin Kencang
Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kab Tangerang
Keterangan Potensi DampakPotensi Dampak Level Waspada: Potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa: genangan, luapan air sungai, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Potensi Dampak Level Siaga: Potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa: banjir, banjir bandang, dan longsor yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, layanan publik, dan infrastruktur.
Potensi Dampak Level Awas: Potensi dampak bencana hidrometeorologi meluas berupa: banjir, banjir bandang, dan longsor yang menyebabkan terhentinya layanan publik, kerusakan signifikan infrastruktur, serta berisiko terhadap keselamatan.
"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," pesan BMKG.



