Pengendali Baru BOGA Tawarkan Harga MTO Rp529 per Saham

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pengendali baru PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA), GX Archipelago Pte Ltd mengumumkan Penawaran Tender Wajib.

Pengendali baru PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA), GX Archipelago Pte Ltd mengumumkan Penawaran Tender Wajib. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Pengendali baru PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA), GX Archipelago Pte Ltd resmi mengumumkan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer atau MTO) yang ditujukan kepada pemegang saham publik.

Dalam prospektus yang dirilis Senin (26/1/2026), Archipelago menawarkan harga MTO sebesar Rp529 per saham. Angka ini lebih rendah dibandingkan harga saham BOGA di pasar saat ini yang sebesar Rp1.130 per saham.

Baca Juga:
Saham Bintang Oto (BOGA) Melesat ARA Usai Berganti Pengendali

Kendati demikian, Archipelago menegaskan harga MTO tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 9/2018 di mana harga pembelian paling rendah merupakan harga rata-rata dari harga tertinggi selama 90 hari terakhir sebelum pengumuman pengambilalihan. 

Berdasarkan hitung-hitungan, harganya Rp528,27. Sementara Archipelago mengambil alih saham BOGA dengan harga Rp520. Dengan kata lain, harga penawaran sedikit lebih tinggi daripada harga akuisisi.

Baca Juga:
GX Archipelago Akuisisi Saham BOGA Rp583,6 Miliar, Falcon Asia Tinggalkan Kursi Pengendali

Pengendali baru bersedia menyerap 2,68 miliar saham atau setara 70,5 persen dari total saham yang dikeluarkan oleh BOGA. Dengan demikian, dana yang disiapkan sekitar Rp1,42 triliun.

Periode MTO akan dimulai pada 27 Januari 2026 dan berakhir dalam satu bulan ke depan, yakni 25 Februari 2026. Archipelago menunjuk Valbury Sekuritas sebagai perusahaan efek yang mengurusi MTO ini.

Sebelumnya, GX Archipelago Pte Ltd resmi mengakuisisi saham  BOGA milik PT Falcon Asia Investaman sebanyak 1,12 miliar saham atau setara 29,5 persen. Harga transaksi disepakati Rp520 per saham sehingga total dana yang dikeluarkan mencapai Rp583 miliar. Dengan akuisisi ini, Archipelago menjadi pengendali baru BOGA.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bandara Changi Singapura Catat Rekor 69 Juta Penumpang pada 2025, Indonesia dan China Terbanyak
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Periksa 7 Saksi Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah, Ini Daftarnya!
• 1 jam lalugrid.id
thumb
BULOG Sulselbar Dukung Swasembada Berkelanjutan, Ini Target-targetnya
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Yayasan Harapan Amal Mulia Salurkan Bantuan Bagi 139.089 Warga di Dalam dan Luar Negeri pada 2025
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
KLH Bersiap Pidanakan Enam Perusahaan Perusak Lingkungan di Sumatra
• 1 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.