Surabaya Gaet 25,4 Juta Wisatawan Domestik hingga Internasional pada 2025

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat total kunjungan wisatawan sebanyak 25,48 juta kunjungan sepanjang 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Herry Purwadi menjelaskan mayoritas pengunjung didominasi oleh wisatawan nusantara.

“Sekitar 87,8% wisatawan nusantara mendominasi jumlah kunjungan. Hal ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat dalam negeri dan minat berwisata di dalam negeri terus meningkat serta menjadi salah satu sendi utama sektor pariwisata Surabaya,” beber Herry, Senin (26/1/2026).

Beberapa destinasi utama wisatawan di antaranya adalah Kebun Binatang Surabaya (KBS), Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel, dan Kawasan Kota Lama Surabaya. Selain itu, terdapat agenda besar juga berkontribusi signifikan, yakni Surabaya Vaganza dan rangkaian konser di Surabaya Expo Center (SUBEC).

Herry menyebut, lonjakan kunjungan wisatawan tersebut tidak lepas dari usaha Pemkot Surabaya dalam memperkuat citra dan daya tarik kota sebagai destinasi wisata. 

“Peningkatan kunjungan wisatawan kami dorong melalui penguatan brand awareness Surabaya sebagai destinasi pariwisata, yang dibangun lewat berbagai program promosi dan kolaborasi strategis,” tegasnya.

Baca Juga

  • Duduk Perkara Rumah Lansia di Surabaya Tiba-tiba Berubah jadi Dapur MBG
  • Pendapatan Negara di Jatim Tembus Rp253 Triliun Sepanjang 2025
  • Sepanjang 2025 Surabaya Gaet 25,4 Juta Wisatawan Domestik hingga Internasional

Pemkot Surabaya sempat mengadakan lomba perancangan identitas visual ‘Surabaya City of Heroes’, sebagai bagian dari rebranding wajah kota. Selanjutnya, pengoperasian Bus Wisata Surabaya Sightseeing and City Tour (SSCT), penyelenggaraan event di berbagai destinasi, serta peluncuran Surabaya Event Calendar yang melibatkan para pemangku kepentingan pariwisata.

Selain itu, terdapat pula bundling event dan city tour bersama pihak perhotelan, Museum Goes to School, Heroic Track, hingga Program Surabaya Holiday Super Sale (SHSS) turut diselenggarakan untuk mendorong kunjungan wisata belanja.

“Tidak hanya itu, kami juga memfasilitasi kedatangan kapal pesiar, menyelenggarakan familiarization trip bagi influencer dan pelaku industri pariwisata internasional, serta melaksanakan city tour dalam kegiatan berskala nasional, yakni Munas APEKSI, yang diikuti oleh kepala daerah dan delegasi dari 98 kota/kabupaten,” paparnya.

Memasuki 2026, Herry menjelaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah kebijakan strategi guna menjaga sekaligus meningkatkan tren positif kunjungan wisata. 

Dia menyatakan, pengembangan wisata berbasis budaya dan sejarah, kolaborasi dengan stakeholder pariwisata, serta pemanfaatan media digital akan menjadi fokus utama pihaknya agar Kota Pahlawan tetap menjadi destinasi pilihan wisatawan.

“Ke depan, kami akan terus fokus pada peningkatan kualitas destinasi, penyelenggaraan event yang berkelanjutan, serta penguatan promosi dan pemasaran pariwisata, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Koreksi Saham ASII, ADRO, BBCA Tekan Indeks Bisnis-27 Dibuka Memerah
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Musda IJTI Jakarta Tetapkan Kepengurusan Baru
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
4 Zodiak Paling Setia Tapi Jarang Menunjukkan Perasaan
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Harga Perak Lampaui Level US$100 saat Emas Nyaris Tembus US$5.000 Imbas Investor Borong Logam Mulia
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Cerita Petani Pinang di Agam Sumbar: Kembali Beraktivitas, Hasil Panen Meningkat
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.