Wacana Polri Diposisikan di Bawah Kementerian, Kapolri: Mending Saya Jadi Petani

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku memilih mundur dan menjadi petani, jika posisi Polri diubah berada di bawah kementerian.

Hal demikian disampaikan Jenderal Listyo saat menyampaikan rapat kerja (Raker) bersama Komisi III di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1).

BACA JUGA: Delapan Poin Kesimpulan Rapat Komisi III dan Kapolri, Silakan Disimak Lengkapnya

Awalnya, Jenderal Listyo mengatakan institusinya menolak wacana menjadikan Polri di bawah kementerian.

"Bagi kami posisi institusi Polri saat ini adalah posisi yang sangat ideal," kata dia dalam rapat, Senin.

BACA JUGA: Anggota Komisi III Tegaskan Posisi Polri di Bawah Presiden Adalah Amanat Reformasi

Dia mengatakan Polri bisa segera bertindak cepat menjalankan perintah presiden ketika posisi institusi tak diubah-ubah.

"Maka, kami bisa bergerak tanpa harus ada kementerian yang kemudian ini menimbulkan potensi matahari kembar," ujar eks Kabareskrim itu.

BACA JUGA: Kapolri Mau Jadi Petani Kalau Polri di Bawah Kementerian

Jenderal Listyo mengaku lebih memilih menjadi petani apabila posisi kepolisian diubah di bawah kementerian.

"Saya lebih baik menjadi petani saja," ujarnya.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang memimpin rapat sampai memuji sikap Jenderal Listyo yang menolak Polri di bawah kementerian.

"Menyala ini Pak Kapolri," ujarnya.

Jenderal Listyo mengatakan upaya meletakkan Polri di bawah kementerian sama saja melemahkan institusi Korps Bhayangkara, negara, dan Presiden RI. 

"Oleh karena itu, apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah presiden atau polisi tetap di bawah presiden, tetapi ada menteri kepolisian, saya memilih Kapolri saja yang dicopot," ujar dia.

Sebelumnya, delapan fraksi di DPR, yakni PDIP, Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, PAN, PKS, dan Demokrat menolak wacana menempatkan Polri di bawah kementerian.

Sikap itu disampaikan delapan fraksi ketika melaksanakan rapat bersama Jenderal Listyo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin ini.

Legislator fraksi Gerindra Muhammad Rahul, bahkan sampai diingatkan Ketua Komisi III Habiburokhman terkait posisi Polri di bawah Presiden RI.

"Jadi Pak Rahul, ini Kapolri tetep di bawah Presiden langsung," tanya dia.

"Ya, pimpinan fraksi Gerindra mendukung itu," katanya.

"Kalau lupa itu bahaya, lo," sahut Habiburokhman. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mutasi Polri, Irjen Andi Rian Djajadi Jadi Wakalemdiklat Polri


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kronologi Meninggalnya Vokalis Band Element Lucky Widja Diungkap Ferdy Tahier, Drop hingga Mundurnya Jadwal Cuci Darah
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Rusia Berupaya Mengganti Komandan Armada Laut Hitam Setelah Kegagalan Pertahanan
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
Kapolri: Polisi Blokir 241.013 Situs Konten Judi Online Sepanjang 2025
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Bandara Kertajati Terus Picu Pendarahan Fiskal, DPRD Jabar Minta Ruislag atau Jadi Markas Militer
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Noel Akui Terima Aliran Dana Rp3 Miliar
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.